ELSINDO, PALU – Persiapan pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) asal Sulawesi Tengah memasuki tahap akhir. Tahun ini, sebanyak 1.994 jemaah akan diberangkatkan ke Tanah Suci, tergabung dalam enam kelompok terbang (kloter) yang dimulai dari BPN-7 hingga BPN-12.
Plt Kakanwil Kemenag Sulteng, H. Muchlis, dalam Rapat Koordinasi Haji yang digelar di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng, Senin (28/4/2025), menjelaskan bahwa lima kloter di antaranya adalah kloter penuh asal Sulteng, sementara kloter BPN-12 akan bergabung dengan jemaah dari Kalimantan Timur.
“Kloter pertama asal Sulteng, BPN-7, dijadwalkan masuk Asrama Haji Transit Palu pada 15 Mei 2025, lalu diberangkatkan ke Embarkasi Balikpapan pada 16 Mei,” jelas Muchlis.
Lebih lanjut, Muchlis memastikan bahwa kesiapan Asrama Haji Transit Palu sudah sangat matang. Segala fasilitas penting seperti ketersediaan air bersih, listrik, dan tempat tidur telah dipastikan dalam kondisi prima.
“Beberapa pompa air yang sempat mengalami kerusakan sudah kami ganti. Insya Allah kebutuhan air dan listrik selama masa transit tidak akan mengalami kendala,” tegasnya.
Asrama Haji Transit Palu sendiri memiliki kapasitas 450 tempat tidur, cukup untuk menampung satu kloter yang rata-rata berjumlah sekitar 360 jemaah, termasuk petugas. Meski bangunan asrama tidak tergolong baru, Muchlis menegaskan seluruh fasilitasnya masih layak dan representatif untuk kebutuhan transit para jemaah.
“Kami juga telah mengantisipasi kedatangan jemaah dari daerah-daerah terpencil seperti Banggai Laut atau Banggai Kepulauan yang mungkin tiba lebih awal. Asrama tetap siap untuk menampung mereka,” tambahnya.
Dengan segala persiapan ini, diharapkan seluruh proses pemberangkatan jemaah haji asal Sulawesi Tengah tahun 2025 dapat berjalan lancar, aman, dan penuh keberkahan. (del)















