ELSINDO, PALU– Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Yunus mengungkapkan, sampai saat ini atau Kamis kemarin, jumlah pendaftar pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online, di sembilan SMA di Kota Palu, sudah mencapai 3.000 pendaftar.
“Secara umun kendala-kendala yang dihadapi baik kami dari admin Dinas yang ada Sekber, maupun di satuan pendidikan masing-masing, belum ada kendala yang berarti. Hanya kendala secara teknis saja artinya, pemahaman terhadap aplikasi sendiri karena memang baru, sehingga masyarakat masih ada yang bingung,” jelas Yunus, di Palu, baru-baru ini.
Selain itu, kata Yunus, ada beberapa kendala juga yakni ketersediaan fasilitas, namun persoalan telah diantisipasi di satuan pendidikan sendiri, dengan menyiapkan posko-posko atau sekertariat yang di dalamnya disiapkan peralatan dan juga tim-tim admin yang sudah dilatih dari Dinas Pendidikan.
“Jika ada pemahaman yang masih kurang, mereka siap mendampingi untuk melakukan pendaftaran. Kemudian ketika ada keterbatasan, tim ini admin ini telah menyiapkan lim unit komputer, dan itu tersedia ditiap-tiap posko,” ujarnya.
Yunus juga mengatakan, mengenai sekolah yang masih kosong pendaftarnya di SMAN 6, SMAN 9 dan SMAN 8, tim dari Dinas Pendidikan telah turun melakukan pengecekan langsung.
“Kondisinya di tiga sekolah ini, misalnya di SMAN 6 Palu, pendaftar sampai saat ini kurang lebih hanya 24 siswa, namun yang sudah melapor itu 80 siswa baru. Olehnya itu hal ini disebabkan karena pamahaman saja masih terbatas, lalu yang kedua perangkat,” ujar Yunus.
Olehnya itu, kata Yunus, Kepala SMAN 6 Palu, sudah menyiapkan seluruh peralatan hingga alat scanner, dan tim program dari Dinas Pendidikan Provinsi juga sudah membantu disana, sehingga progresnya pendaftar ini sudah naik signifikan dari 40, sudah naik menjadi 90 pendaftar.
“Begitupun di SMAN 8 Palu, mereka juga sudah menyiapkan peralatan scanner, sebab kendalanya itu ada di peralatan scanner, begitupula di SMAN 9 kondisi hampir sama, bahkan mereka itu sudah mengatur waktu dengan orangtua siswa baru untuk mendampingi full para calon pendaftar,” katanya.
Terkait penambahan waktu pendaftaran, kata Yunus, masih akan dirapatkan bersama para kepala sekolah, apakah dibutuhkan atau tidak.
“Jika memang dibutuhkan penambahan waktu pendaftaran, kami siap menambah waktu pendaftaran, karena memang dari tahapan pendaftaran hingga lapor diri itu sudah ada waktu yang kita siapkan untuk jaga-jaga, sehingga ketika kita menambahkan waktu sampai satu minggu, tahapan yang lain tidak terganganggu, antisipasinya sudah ada,” pungkasnya. (del)















