ELSINDO, Palu- Sebanyak 21 siswa SD Inpres 6 Lolu, berhasil lolos tahap basic dan 6 siswa tahap Intermediate, pada lomba GEN Ki Hajar STEM Tingkat Nasional.
Atas keberhasilan prestasi itu, sejumlah siswa tersebut berkunjung ke kantor Wali Kota Palu, yang diterima langsung oleh Wali Kota, Hadianto Rasyid, di ruang kerjanya, belum lama ini.
Dalam kunjungan itu, ikut mendampingi Kepala SD Inpres 6 Lolu, Arham L, guru pendamping, Mustamin, Atrin dan Awhal Ahmad.
Dalam menyambut para siswa itu, Hadianto memberikan, apresiasi atas prestasi yang telah dicapai siswa SD Inpres 6 Lolu pada GEN Ki Hajar STEM Tingkat Nasional termasuk juga dengan prestasi lainnya.
“Prestasi ini tak dicapai secara instan, namun atas upaya dan giat belajar siswa dan bimbingan guru dan kepala sekolah dan terutama dukungan dan doa orang tua,” kata Hadianto.
Menurutnya, hendaknya prestasi itu, harus dipertahankan pada prestasi-prestasi selanjutnya. Hal ini sebagai modal yang sangat berharga dan pemacu siswa dalam meraih sukses dalam menggapai cita citanya.
Adapun nama nama siswa yang berprestasi tersebut, Zhahira, Aprilia, Rifqy Syairazy, Amanda Lutfia, Amelia Azahra, Putri Dewi Kusuma, Abdul Hanif Brilianto, Nadin Shafana, Adam Mohammad, Azzamy Syafiin, Janitra Ayu Padmarini, Tirza Natalie Chandra, Thahira Al-Syirah Ramadhani.
Abdi Bijaksana Pabemba, Rasya Faiz Hisyam, Nugroho Nadira Mayumi, Assyakirah Arina Fajriyah Prima, Zalika Ragista Sigi Maru, Sayyid Agung Maulana, Izzatul Virli Aulia.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Palu mengenakan jaket dan menyerahkan sertifikat prestasi lomba GEN Ki Hajar STEM Tingkat Nasional.
Kepala SD Inpres 6 Lolu, Arham mengatakan, Kihajar STEM merupakan wadah eksplorasi untuk peserta didik di satuan pendidikan SD, SMP, SMA, dan SMK/ sederajat dan SILN.
“Diharapkan para siswa dapat memiliki keterampilan berfikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan mampu berkomunikasi dalam menyelesaikan masalah atau project berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Math). Melalui pendayagunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi, ” pungkasnya. (MAD)















