ELSINDO, PALU – Dalam rangka menyambut Dies Natalis ke-2, Universitas Abdul Aziz Lamadjido (Azlam) Palu menggelar pelatihan Training of Trainer (TOT) guru Al-Quran dengan metode Kamaly. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dari 9 hingga 11 April 2025, dan diikuti oleh 26 peserta yang terdiri dari dosen serta staf Universitas Azlam.
Pelatihan ini dimentori langsung oleh Kamarudin Makmun dan Tin Abdullah, penemu metode Kamaly yang dikenal mampu mempercepat dan mempermudah proses pembelajaran Al-Quran secara sistematis dan terstruktur.
Ketua Yayasan Universitas Azlam, Ir. Rendy Lamadjido, MBA, menegaskan komitmen kampus untuk menjadi pelopor dalam mencetak generasi mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga fasih membaca dan memahami Al-Quran. “Universitas Azlam menjadi kampus pelopor, di mana mahasiswa yang lulus nantinya diharapkan mampu membaca Al-Quran dengan baik, bahkan menghafalnya dalam waktu singkat,” ujar Rendy.
Dari 26 peserta pelatihan, lima orang dinyatakan lulus dan dinyatakan siap menjadi pengajar metode Kamaly bagi mahasiswa Universitas Azlam. Sebagai bagian dari penguatan visi kampus, kegiatan ini juga mengundang para kepala sekolah SMA dan SMK se-Kota Palu, serta dihadiri oleh Rektor dan civitas akademika Universitas Azlam.
Direktur Pascasarjana Universitas Azlam sekaligus Ketua Panitia Dies Natalis, Dr. Rudin, M.Sos., MM, menjelaskan bahwa pelatihan TOT ini merupakan satu dari rangkaian kegiatan peringatan ulang tahun kampus yang ke-2. Rangkaian kegiatan lainnya meliputi acara syukuran Dies Natalis dan pelantikan Direktur Pascasarjana dan Sarjana Universitas Azlam yang dijadwalkan digelar akhir April mendatang.
“TOT ini juga menjadi bagian dari sumbangsih amal jariah Universitas Azlam. Selain meningkatkan kapasitas dosen dan staf, pelatihan ini bertujuan menyeleksi guru-guru agama di fakultas yang memiliki kemampuan membaca Al-Quran dengan baik,” tutur Dr. Rudin.
Universitas Azlam terus berbenah untuk mewujudkan cita-cita sebagai salah satu kampus unggulan di Sulawesi Tengah, dengan fondasi kuat pada pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman. (del)















