ELSINDO, PALU– Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Aula MAN Insan Cendekia (IC) Kota Palu saat acara Wisuda dan Penamatan Siswa Kelas XII digelar dalam balutan tema “Graduation 2025: Embracing New Beginnings – A Journey from Classroom to Life”, Kamis (8/5/2025).
Acara ini menjadi momen bersejarah bagi keluarga besar MAN IC Palu, terlebih karena kehadiran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag. Dalam sambutannya, Prof. Amien menekankan pentingnya pendidikan yang dilandasi cinta, spiritualitas, dan kepedulian terhadap lingkungan serta sesama.
“Kita harus memiliki konsep pendidikan berbasis cinta—cinta kepada sesama, alam, dan Tuhan. Inilah fondasi karakter yang kuat,” ujar Prof. Amien.
Ia juga mendorong lahirnya generasi “B2O” (berjiwa besar dan berbasis nilai keimanan serta kebenaran), sebagai respon atas tantangan di era digital. Menurutnya, keseimbangan antara teknologi dan spiritualitas adalah kunci utama dalam membentuk generasi unggul masa depan.
Plt. Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, H. Muchlis, turut mengapresiasi kehadiran Prof. Amien dan menyebutnya sebagai sosok inspiratif di balik banyak program unggulan Kemenag, termasuk Program CINTA (Cinta Tuhan, sesama, alam, dan bangsa).
“Ini kunjungan kedua beliau dalam waktu dekat. Kami merasa bangga karena perhatian beliau begitu besar terhadap madrasah dan dunia pendidikan di Palu,” ujar Muchlis.
Sementara itu, Kepala MAN IC Palu, Mardiati, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh 105 siswa kelas XII tahun ini lulus 100 persen—terdiri dari 51 siswa putra dan 54 siswa putri. Bahkan, sebagian besar telah diterima di perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, serta ada yang telah menghafal beberapa juz Al-Qur’an.
“Kami bersyukur atas capaian luar biasa ini. Semoga para lulusan dapat melanjutkan perjuangan mereka dengan bekal ilmu, iman, dan akhlak,” tutur Mardiati.
Ia juga mengungkapkan bahwa MAN IC Palu baru saja menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan pemerintah daerah untuk pengembangan akses infrastruktur jalan menuju madrasah.
Apresiasi dari Gubernur Sulawesi Tengah juga turut disampaikan melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten III Setda Sulteng, M. Sadli Lesnusa.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Palu, Kepala Kemenag Kota Palu, pejabat Kanwil Kemenag Sulteng, para kepala madrasah se-Kota Palu, pengawas, dan para orang tua siswa. Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh semangat, mengantarkan para siswa ke gerbang awal perjalanan baru dalam kehidupan mereka. (**)















