ELSINDO, MORUT– Kerja keras dan dedikasi para kader Tribina serta pengelola Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Desa Gontara, Kecamatan Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara (Morut) membuahkan hasil manis. Dalam kunjungan penilaian lomba Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (20/5/2025), tim verifikator memberikan pujian dan apresiasi tinggi terhadap kinerja dan dokumentasi kegiatan desa tersebut, yang dinilai sangat tertib dan konsisten sejak tahun 2017.
Ketua Tim Verifikator dari Kemendugbangga/BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Perwakilan Sulawesi Tengah, Rosi menyampaikan pujian tersebut saat menutup rangkaian kegiatan verifikasi.
Rosi mengungkapkan kekagumannya terhadap kompetensi para kader Tribina dan kader Kampung KB Desa Gontara, yang dinilai mampu menjawab seluruh pertanyaan tim secara tepat, faktual, dan menunjukkan penguasaan penuh atas program yang dijalankan.
“Pencatatan kegiatan di Kampung Keluarga Berkualitas Desa Gontara sangat baik, terdokumentasi secara rapi dan dijalankan secara konsisten. Kami bisa melihat dengan jelas bahwa ini bukan catatan yang dibuat hanya untuk keperluan lomba, tapi benar-benar nyata,” ujar Rosi yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta yang hadir.
Penilaian lomba ini juga dihadiri oleh perwakilan Camat Mori Atas, Kepala Puskesmas Lee, Polsek dan Koramil Mori Atas, Tim Penggerak PKK kecamatan dan desa, anggota BPD, serta para tokoh masyarakat, agama, pemuda, dan adat.
Dari hasil penilaian berbasis website kampung KB yang mencakup keaktifan laporan dan capaian kegiatan, hanya dua desa di Kabupaten Morut yang lolos sebagai nominasi lomba Kampung KB tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2025, yakni Desa Kolo Bawah (Kecamatan Mamosalato) dan Desa Gontara (Kecamatan Mori Atas).
Tim verifikator disambut dengan tarian adat penyambutan khas Desa Gontara yang menggambarkan semangat dan antusiasme masyarakat.
Dalam sambutan mewakili Bupati dan Wakil Bupati Morut yang berhalangan hadir karena tugas luar daerah, Kepala Dinas P2KBP3AD, Alno Berniat, SKM.,M.Kes menyampaikan pentingnya keberadaan Kampung KB dalam mewujudkan visi pembangunan daerah.
“Kegiatan pembinaan Kampung Keluarga Berkualitas berdampak besar untuk mewujudkan Morowali Utara yang sehat, cerdas, dan sejahtera. Desa yang sehat, cerdas, dan sejahtera harus dimulai dari keluarga yang juga sehat, cerdas, dan sejahtera,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa perhatian pemerintah daerah sangat besar terhadap pembangunan desa, yang dibuktikan dengan alokasi Dana Desa sebesar Rp1 miliar per tahun mulai 2025. Dana ini diarahkan untuk mendorong desa agar lebih kreatif dan inovatif dalam menyusun kegiatan prioritas yang mendukung percepatan pembangunan.
Kepala Dinas P2KBP3AD juga mengapresiasi kolaborasi harmonis antara kepala desa, BPD, Tim Penggerak PKK, penyuluh KB, kader, dan seluruh tokoh masyarakat Desa Gontara. Sinergi ini, menurutnya, menjadi kekuatan utama yang membawa Desa Gontara lolos sebagai nominasi lomba tingkat provinsi, dan diharapkan mampu melaju hingga tingkat nasional.
“Kegiatan kampung keluarga berkualitas bukan sekadar program formalitas, melainkan gerakan pemberdayaan masyarakat yang lahir dari, oleh, dan untuk masyarakat. Kami optimistis, dengan dukungan lintas sektor, Desa Gontara bisa menjadi contoh kampung keluarga berkualitas bagi desa-desa lain,” tutupnya.(**)















