ELSINDO, PALU– Kepala Bidang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Tengah, H. Muchlis, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan tambahan jemaah haji asal Sulawesi Tengah yang wafat di Tanah Suci.
“Belum ada tambahan yang wafat. Semoga tidak ada lagi yang wafat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (12/6/2025), bertepatan dengan 12 Dzulhijjah 1446 H.
Muchlis menambahkan, hampir seluruh jemaah haji asal Sulawesi Tengah telah menyelesaikan rangkaian pelontaran jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah. Usai menjalankan ritual tersebut, para jemaah langsung bergerak kembali menuju hotel di Mekkah.
Menurutnya, sebagian besar jemaah memilih melakukan nafar awal, yakni meninggalkan Mina lebih awal pada 12 Dzulhijjah, untuk menghindari kepadatan yang biasa terjadi di akhir prosesi puncak haji.
“Alhamdulillah, jemaah dalam kondisi baik dan sebagian besar memilih nafar awal karena mempertimbangkan kenyamanan dan menghindari padatnya jemaah di Mina,” jelasnya.
Dengan berakhirnya tahapan puncak ibadah haji, para jemaah Sulawesi Tengah kini memasuki masa istirahat dan persiapan menjelang kepulangan ke Tanah Air. (del)















