ELSINDO, PALU- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Yudiawati Vidiana mengungkapkan, berdasarkan informasi yang didapatkanya, ternyata program sekolah pusat keunggulan di SMK Kota Palu dan Sigi masih sangat sedikit. Padahal program pusat keunggulan ini tujuanya sangat mulia sekali, dalam memajukan kualitas sumber daya manusia.
“Saya melihat di program sekolah penggerak di SMA banyak yang mendaftar di awal-awal, tetapi di dalam perjalananya banyak tidak melengkapi dokumennya, sehingga pada saat waktu berakhirnya pendaftaran banyak sekali dokumen yang tidak lengkap. Mungkin juga terjadi di program sekolah pusat keunggulan yang ada di SMK,” kata Yudiawati, di Palu, belum lama ini.
Padahal, kata Yudiawati, sekolah pusat keunggulan (SMK PK) ini, tujuanya sangat bangus sekali yaitu, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Maka jika kita ingin berdaya saing dengan SMK lainya, melalui Bimtek ini dapat memacu dan memicu sekolah yang belum menjadi SMK PK, bisa berupaya agar sekolahnya menjadi pusat keunggulan,” ujarnya.
Yudiawati mengaku, sesuai informasi dari Kacabdis Wilayah 1, bahwa SMK PK ini belum ada sama sekali di Kab. Sigi, maka pihaknya mendorong pada tahap selanjutnya ada SMK dari Sigi menjadi sekolah pusat keunggulan.
“Saya juga sudah bertanya kepada beberapa kepala sekolah yang sudah menjadi sekolah penggerak dan sekolah pusat keunggulan, ada yang menjawab lelah (capek) dalam meraih program tersebut. Jadi saya menjawab memang capek, kalau mau sukses kita tidak mungkin bekerja baisa-biasa, kesuksesan kita itu memang harus bekerja keras, maka untuk mencapai sekolah pusat keunggulan memang kita harus bekerja keras,” imbuhnya.
Olehnya itu, Yudiawati berharap, di 2022 ini yang telah memasuki tahap ketiga dalam mengikuti program sekolah pusat keunggulan, SMK pusat keunggulan di Kota Palu bertambah, begitupun di Kab. Sigi bisa lahir sekolah pusat keunggulan tersebut, karena belum ada sama sekali.
“Maka dari itu, kita harus menyamakan presepsi di Bimtek ini, sehingga nantinya apa yang diharapkan bisa dapat tercapai, kami harap SMK PK ini bertambah di Sulteng, ” ungkapnya. (AH)















