Komisi II DPRD Sigi Soroti PAD Peternakan, Serapan Anggaran Jadi Evaluasi

Ketua Komisi II DPRD Sigi, Dinie Dewi Mariaty didampingi Sekretaris Deny Risnawan pimpin rapat kerja bersama mitra kerja untuk mengevaluasi penyerapan anggaran Tahun 2025 sekaligus membahas rencana kerja Tahun 2026. FOTO: ISTIMEWA

ELSINDO, SIGI– Komisi II DPRD Kabupaten Sigi menyoroti rendahnya capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor peternakan dan kesehatan hewan.

Hal itu diketahui saat Komisi II DPRD Sigi menggelar rapat kerja bersama mitra kerja untuk mengevaluasi penyerapan anggaran Tahun 2025 sekaligus membahas rencana kerja Tahun 2026.

Rapat tersebut salah satunya
Rapat kerja dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD Sigi, Dinie Dewi Mariaty, didampingi Sekretaris Komisi II Deny Risnawan, Kamis, 22 Januari 2025.

Dalam rapat tersebut, Dinie Dewi Mariaty menegaskan bahwa capaian PAD Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan pada tahun 2025 menjadi perhatian serius Komisi II. Dari total anggaran lebih dari Rp13 miliar, realisasi PAD hanya mencapai sekitar 65 persen.

Menurutnya, capaian tersebut perlu dievaluasi secara mendalam agar potensi pendapatan daerah dari sektor peternakan dapat dimaksimalkan pada tahun anggaran berikutnya.

Anggota Komisi II Fadlin turut mempertanyakan berbagai kendala yang menyebabkan rendahnya serapan anggaran di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Ia meminta penjelasan rinci agar permasalahan serupa tidak kembali terulang.

Sementara itu, anggota Komisi II Abdul Rifai menyoroti beberapa aspek strategis, mulai dari pengadaan bibit ternak, retribusi pelayanan kesehatan hewan, hingga retribusi pemotongan hewan di Rumah Potong Hewan (RPH).

Menurut Rifai, sektor-sektor tersebut seharusnya mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD jika dikelola secara optimal dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat peternak.

Sekretaris Komisi II DPRD Sigi Deny Risnawan menambahkan bahwa evaluasi kegiatan Tahun 2025 menjadi momentum penting untuk menilai efektivitas berbagai program, termasuk bantuan kepada kelompok ternak sapi.

Ia juga menekankan pentingnya asas manfaat Rumah Potong Hewan agar fasilitas tersebut benar-benar memberikan nilai ekonomi bagi daerah.

Melalui rapat kerja ini, Komisi II DPRD Sigi berharap seluruh mitra kerja dapat merealisasikan anggaran yang tersedia secara maksimal serta meningkatkan kinerja dalam mendorong PAD Kabupaten Sigi ke depan.(*)