BERANI Cerdas Buka Jalan Anwar Hafid Menuju Panggung Nasional

ELSINDO, PALU – Kesuksesan program beasiswa gratis BERANI Cerdas dinilai menjadi pintu masuk bagi Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, untuk melangkah ke panggung politik nasional. Program yang menyentuh langsung peningkatan kualitas sumber daya manusia itu disebut sebagai bukti konkret komitmen Anwar Hafid di sektor pendidikan.

Pengamat Politik dari Citra Institute, Efriza, menilai Anwar Hafid memiliki kapasitas dan rekam jejak yang kuat untuk mengemban amanah nasional, bahkan berpeluang menjabat Menteri Pendidikan di masa mendatang. Konsistensi dan keberpihakannya terhadap pendidikan membuat Anwar Hafid layak disebut sebagai Bapak Pendidikan Sulawesi Tengah.

“Komitmen Anwar Hafid terhadap pendidikan bukan sekadar jargon. Program BERANI Cerdas menunjukkan keberpihakan nyata terhadap pembangunan manusia,” ujar Efriza, Sabtu (07/02/2026).

Menurut Efriza, keberhasilan tersebut seharusnya menjadi perhatian serius Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat untuk mulai memetakan kader-kader potensial yang memiliki nilai jual kuat di tingkat nasional. Dalam konteks itu, nama Anwar Hafid dinilai memenuhi kriteria sebagai figur strategis.

“Dengan kesuksesan BERANI Cerdas, bukan tidak mungkin Demokrat mengajukan Anwar Hafid, atau bahkan pemerintah pusat melihat bahwa sosok ini sangat dibutuhkan untuk memajukan pendidikan nasional,” katanya.

Tak hanya di sektor pendidikan, Efriza juga menilai Anwar Hafid memiliki peluang besar menduduki posisi Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Latar belakangnya sebagai lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) serta pengalaman birokrasi dan politik—mulai dari Bupati Morowali hingga Gubernur Sulawesi Tengah—menjadi modal kuat.

Saat ini, Anwar Hafid dikenal sebagai politisi yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan. Hal tersebut dinilai membentuk citra kepemimpinan yang progresif dan visioner.

“Anwar Hafid masih konsisten menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama. Ini menjadi branding positif yang sangat kuat jika ia melangkah ke kancah politik nasional,” tambah Efriza.

Lebih jauh, keberhasilan BERANI Cerdas yang telah memberikan beasiswa kepada 23.568 mahasiswa disebut sebagai indikator nyata kepemimpinan yang berorientasi pada pembangunan manusia.

“Ini bisa membentuk persepsi publik bahwa jika sebuah daerah ingin maju kualitas pendidikannya, maka dibutuhkan pemimpin seperti Anwar Hafid,” pungkasnya. (**)