Ramadan 2026, Kemenag Sulteng Turunkan Dai 3T ke Sigi

Kakanwil Kemenag Sulteng, Dr. H. Junaidin. (FOTO:HUMAS KEMENAG)

ELSINDO, PALU – Menyambut Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah kembali mengintensifkan penguatan dakwah di daerah terpencil melalui program Dai 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal). Tahun ini, Kabupaten Sigi menjadi sasaran utama pengiriman dai.

Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, Dr. H. Junaidin, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Baznas Provinsi Sulawesi Tengah serta sejumlah Lembaga Amil Zakat untuk mematangkan persiapan pengiriman dai ke wilayah yang membutuhkan sentuhan dakwah.

“Insya Allah tahun ini kita akan menurunkan sekitar empat sampai lima orang dai ke wilayah Kabupaten Sigi,” ujar Junaidin, di ruang kerjanya, Kamis, 5 Februari 2026.

Program Dai 3T merupakan program nasional Kementerian Agama yang telah berjalan selama beberapa tahun dan kembali dioptimalkan pada momentum Ramadan. Menurut Junaidin, Ramadan menjadi waktu strategis untuk memperkuat syiar Islam, terutama di wilayah yang akses dakwahnya masih terbatas.

“Ramadan adalah momen yang sangat penting untuk mensiarkan agama melalui peran Dai 3T,” jelasnya.

Ia menegaskan, dai yang akan diterjunkan merupakan dai yang telah melalui proses sertifikasi resmi Kementerian Agama, termasuk dari Majelis Dai Kebangsaan. Sementara untuk Safari Ramadan tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, pihaknya masih menunggu hasil rapat koordinasi bersama pemerintah daerah.

Kabupaten Sigi dipilih sebagai lokasi utama setelah sebelumnya program serupa dilaksanakan di wilayah Pantai Barat Kabupaten Donggala. Saat ini, Kemenag Sulteng masih melakukan survei lokasi untuk menentukan titik penugasan dai.

“Beberapa wilayah yang menjadi pertimbangan antara lain bagian Sigi Biromaru dan Kulawi, sambil menunggu hasil survei dari Bimas Islam,” pungkas Junaidin. (**)