Perkuat Pelayanan, Polres Morowali Utara Mulai Bangun Polsubsektor Petasia Barat

Peletakan batu pertama dipimpin langsung Kapolres Morowali Utara, AKBP Reza Khomeini, S.I.K., dan dihadiri unsur pemerintah daerah, DPRD, TNI, kejaksaan, para kepala desa, serta tokoh masyarakat. FOTO: ISTIMEWA

ELSINDO, MORUTPolres Morowali Utara resmi memulai pembangunan Polsubsektor Petasia Barat melalui peletakan batu pertama di Desa Mondowe, Kecamatan Petasia Barat, Rabu, 29 April 2026.

Lahan seluas 50×75 meter untuk pembangunan tersebut merupakan hibah dari Pemerintah Desa Mondowe sejak 2014. Pembangunan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan pelayanan kepolisian bagi masyarakat di wilayah Petasia Barat yang mencakup 10 desa.

Peletakan batu pertama dipimpin langsung Kapolres Morowali Utara, AKBP Reza Khomeini, S.I.K., dan dihadiri unsur pemerintah daerah, DPRD, TNI, kejaksaan, para kepala desa, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan permohonan maaf atas penundaan pelaksanaan yang semula direncanakan akhir 2025. Ia menjelaskan penundaan terjadi karena padatnya agenda pengamanan, mulai dari Natal dan Tahun Baru, kunjungan BPK dan Komisi III DPR RI, hingga pengamanan Lebaran dan kunjungan Kapolda.

Kapolres juga mengapresiasi dukungan semua pihak, khususnya para kepala desa dan masyarakat Petasia Barat, dalam mendorong percepatan pembangunan tersebut. Menurutnya, kehadiran Polsubsektor ini akan memudahkan masyarakat mengakses layanan kepolisian tanpa harus menempuh jarak jauh ke Polsek Petasia atau Polres.

“Ini bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat agar lebih cepat dan efektif,” ujarnya.

Ia juga menilai sinergi antara masyarakat dan aparat selama ini telah terjalin baik, terbukti dari tetap kondusifnya situasi kamtibmas meski jumlah personel masih terbatas.

Pembangunan Polsubsektor Petasia Barat diharapkan menjadi tonggak peningkatan pelayanan kepolisian sekaligus memperkuat kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah.

Kegiatan ditutup dengan prosesi peletakan batu pertama oleh unsur Forkopimda, dilanjutkan foto bersama dan ramah tamah.(**)