ELSINDO, MORUT- DPD Partai Golkar Kabupaten Morowali Utara terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat desa. Langkah itu dilakukan melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam) III Partai Golkar Kecamatan Bungku Utara di Balai Desa Tanakuraya, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 270 peserta yang merupakan perwakilan desa dan pengurus Partai Golkar Kecamatan Bungku Utara.
Ketua DPD Partai Golkar Morowali Utara, Hj. Warda Dg Mamala, SE, mengatakan konsolidasi tetap dilakukan meski partai menghadapi keterbatasan anggaran.
Menurutnya, struktur yang kuat hingga tingkat desa menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai agenda demokrasi dan kegiatan politik ke depan.
“Pengurangan anggaran, tetapi alhamdulillah Partai Golkar di 10 kecamatan masih tetap solid melaksanakan kegiatan sampai dengan hari ini,” ujar Warda.
Ia menegaskan, pembentukan struktur bukan sekadar kepentingan administratif. Struktur tersebut harus dirawat melalui kerja nyata dan kehadiran kader di tengah masyarakat.
“Kita membentuk struktur ini supaya kita saling mengikat. Hubungan emosional kekeluargaan dan hubungan emosional kepercayaan, di mana saja kita berada, tetap terjalin dengan baik,” katanya.
Warda mengatakan konsolidasi di 10 kecamatan akan dilanjutkan dengan evaluasi kinerja organisasi dan penyusunan target kerja untuk lima tahun ke depan. Konsolidasi dijadwalkan berakhir di Kecamatan Soyojaya pada 25 September 2026.
Ia juga meminta kader menjaga soliditas, merangkul tokoh masyarakat, tokoh agama dan berbagai elemen masyarakat. Kader perempuan didorong aktif dalam struktur dan kegiatan politik.
“Tidak perlu takut. Perempuan juga bisa berpolitik. Yang penting sepanjang kita tidak melupakan kodrat kita sebagai perempuan, semuanya bisa berjalan,” ujarnya.
Warda juga mengingatkan kader untuk terus belajar dan tidak minder dalam menjalankan tugas organisasi. Menurutnya, pengalaman berorganisasi merupakan proses yang membutuhkan pembelajaran.
Selain memperkuat struktur, ia menegaskan anggota DPRD merupakan perpanjangan aspirasi masyarakat. Karena itu, masyarakat diminta menyampaikan kebutuhan dan persoalan melalui struktur partai maupun anggota DPRD untuk diperjuangkan kepada pemerintah daerah.
“Anggota DPRD itu hakikatnya adalah untuk seluruh rakyat. Apa yang rakyat sampaikan harus kita perjuangkan,” tegasnya.
Muscam tersebut turut dihadiri jajaran DPD Partai Golkar Morowali Utara, perwakilan Pemerintah Kecamatan Bungku Utara, serta Kepala Desa Tanakuraya Tikno sebagai tuan rumah.(**)













