Usaha Kuliner Minta Solusi Atas Naiknya Minyak Goreng

Usaha Takashi Fried Chicken yang ada di Kota Palu. FOTO : ISTIMEWA

ELSINDO, PALU – Para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang usaha kuliner di Kota Palu meminta solusi terbaik kepada pemerintah dan produsen atas naiknya harga minyak goreng.

Salah satunya diungkapkan Owners Takashi Fried Chicken, Rusli Fajrin saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (7/4/2022). Menurutnya, kenaikan tersebut membuat hampir UMKM merasa kesulitan meraup omset.

“Meskipun pemerintah mengeluarkan kebijakan soal pemberian subsidi minyak goreng curah. Namun, usaha yang saya jalani hingga kini masih tetap menggunakan minyak goreng kemasan,” ungkapnya.

Sebab, kata Rusli, jika beralih ke minyak goreng curah akan mengurangi kualitas produk makanan. Untuk itu, ia mengaku bahwa penggunaan minyak goreng kemasan pasti lebih baik.

“Walaupun harga saat ini mengalami kenaikan sangat signifikan. Tapi kami tetap berharap ke depan pemerintah bisa mengkaji ulang soal harga minyak goreng kemasan yang ada di pasaran,” harapnya.

Dikatakan, dalam seminggu usaha Takashi Fried Chicken miliknya menghabiskan sampai 70 liter. Sedangkan, untuk harga jual tidak mengalami kenaikan tetap berkisar antara Rp10 hingga Rp12 ribuan.

“Supaya masyarakat bisa nikmati minyak goreng secara normal. Dalam artian walaupun bukan harga subsidi, kita harapkan seperti harga pada umumnya sebelum naik,” pintanya. (tim)