ELSINDO, JAKARTA – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menegaskan arah pembangunan di Sulteng harus berpijak pada prinsip keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Hal itu disampaikan dalam talkshow nasional Bincang Kita di Kompas TV, Rabu (8/10).
Menurut Anwar Hafid, Sulteng dikenal sebagai “Negeri Seribu Tambang”, namun potensi besar sumber daya alam itu harus dikelola secara berkelanjutan. “Investasi memang penting untuk membuka lapangan kerja dan mendorong ekonomi, tapi kita juga wajib memastikan alam tetap terjaga,” tegasnya.
Gubernur menilai bahwa pembangunan yang baik bukan hanya soal infrastruktur dan industri, tetapi juga tentang manusia dan lingkungan. Ia mencontohkan, keberhasilan program 9 BERANI tidak akan maksimal jika tidak disertai kebijakan konservasi yang berpihak pada masyarakat dan ekosistem lokal.
“Pembangunan berkelanjutan itu artinya tumbuh tanpa merusak. Kita ingin Sulawesi Tengah menjadi provinsi yang sejahtera sekaligus hijau,” ujar Anwar.
Menutup sesi acara, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Kompas TV yang telah berkontribusi memperkenalkan program pembangunan Sulteng ke tingkat nasional. “Media berperan penting dalam memperluas dampak positif kebijakan publik,” tutupnya. (**)















