ELSINDO, PALU- Pelaksanaan apel pagi di lingkungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Provinsi Sulawesi Tengah pada Senin (25/05/2026) berlangsung dengan suasana berbeda. Apel yang semula dijadwalkan dipimpin oleh Sekretaris Dinas, secara langsung dipimpin oleh Kepala Bidang Deposit, Koleksi, dan Konservasi, Andi Ariani, S.E., M.Si.
Dalam arahannya, Andi Ariani menegaskan pentingnya penguatan disiplin bagi seluruh aparatur di lingkungan Dispusaka, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga tenaga honorer. Menurutnya, kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membangun budaya kerja yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai atas partisipasi dan kerja sama yang ditunjukkan dalam kegiatan kerja bakti yang digelar pada Jumat (22/05/2026). Kegiatan tersebut dinilai sebagai wujud nyata kebersamaan dan komitmen dalam menjaga lingkungan kerja yang bersih dan nyaman.
Tak hanya soal disiplin, Andi Ariani juga menyoroti pentingnya penegakan aturan serta etika dalam interaksi antarpegawai. Ia mengingatkan bahwa sikap saling menghormati, menjaga tata krama, dan menjunjung profesionalisme merupakan elemen penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis.
“Etika dan perilaku sehari-hari sering kali dianggap hal kecil, padahal justru menjadi pondasi utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang sehat dan berintegritas,” pesannya di hadapan peserta apel.
Menurutnya, kedisiplinan tidak hanya diukur dari kehadiran atau kepatuhan terhadap jam kerja, tetapi juga tercermin dari tanggung jawab moral setiap pegawai dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui momentum apel pagi tersebut, seluruh jajaran Dispusaka Sulawesi Tengah diharapkan semakin memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai disiplin, integritas, dan etika kerja. Langkah ini diyakini akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan serta terwujudnya budaya kerja yang profesional, produktif, dan berorientasi pada kepentingan publik. (**)














