ELSINDO, PALU – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Area Palu menyebutkan hingga kini terus memprioritaskan pembangunan layanan perbankan tanpa kantor atau jaringan melalui agen
“Tercatat jumlah mencapai 919 agen yang ada di hampir seluruh wilayah di Sulawesi Tengah,” ujar Area Transaction & Funding Manager PT Bank Mandiri Area Palu, I Made Suwastika belum lama ini.
Hal itu, kata dia, diklaim dapat membantu perbankan dalam melakukan pelayanan. Sebab, semua metode transaksi nasabah yang pada dasarnya saat ini telah beralih ke layanan tanpa kantor.
“Berdasarkan data agen kami mengalami pertumbuhan yang signifikan di Sulteng. Terbanyak rekening dan penggajian di daerah Bahodopi, Kabupaten Morowali dengan jumlah 147 agen,” terangnya.
Diakunya, ini merupakan konsep membangun jaringan dan layanan kepada masyarakat khususnya nasabah Bank Mandiri. Sebelumnya, setiap transaksi dilakukan hanya berfokus di satu titik saja.
“Sekarang caranya berbeda, sudah memanfaatkan jaringan agen untuk melayani kebutuhan transaksi keuangan masyarakat. Artinya tidak perlu lagi membuka kantor cabang baru,” tuturnya.
Dikatakan, 2022 Bank Mandiri akan lebih menyasar pengembangan agen khsususnya di Kabupaten Morowali Utara. Di mana wilayah itu kini masuk ke dalam wilayah pertambangan.
“Dalam satu tahun agen mandiri yang harus kita rekrut 300 agen baru. Syaratnya mudah menjadi agen mandiri cukup memiliki usaha toko agar mempermudah transaksi tunai,” pungkasnya. (MF)















