ELSINDO, PALU — Puncak peringatan Milad 1 Dekade MAN IC Kota Palu berlangsung semarak dan sarat makna. Salah satu agenda yang menjadi sorotan adalah bedah buku KTI Research hasil Rihlah Ilmiah Homestay ke ToWale, Donggala, Rabu (19/8/2026).
Bedah buku tersebut menjadi gambaran nyata komitmen MAN IC Kota Palu dalam membangun budaya riset dan literasi di kalangan peserta didik. Pengalaman selama mengikuti Rihlah Ilmiah Homestay tidak berhenti sebagai kegiatan pembelajaran di lapangan, tetapi dikembangkan menjadi karya tulis ilmiah yang kemudian dihimpun dalam sebuah buku.
Melalui karya tersebut, para peserta didik menuangkan hasil pengamatan, pengalaman, dan proses penelitian yang mereka lakukan selama berada di ToWale, Donggala. Buku KTI Research sekaligus menjadi dokumentasi perjalanan intelektual yang mempertemukan pengalaman lapangan dengan kemampuan menulis dan berpikir kritis.
Kegiatan bedah buku menjadi ruang untuk mengapresiasi proses kreatif dan akademik para penulis. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran di MAN IC Kota Palu diarahkan agar peserta didik mampu menghasilkan karya yang dapat dibaca, dikaji, dan memberikan manfaat bagi orang lain.
Kepala MAN IC Kota Palu, Hj. Mardiati Rosmah, memberikan apresiasi atas lahirnya karya KTI Research tersebut. Menurutnya, karya-karya yang dihasilkan para siswa merupakan bagian penting dari perjalanan madrasah selama satu dekade.
Semangat berkarya juga terlihat melalui agenda apresiasi bagi para penulis antologi cerpen dan puisi. Puluhan karya menjadi wadah untuk menuangkan ide, perasaan, pengalaman, serta kenangan selama menjadi bagian dari keluarga besar MAN IC Kota Palu.
Tak kalah menarik, puncak milad turut dimeriahkan Parade Baca Puisi oleh dewan asaatidzah. Dengan penuh penghayatan, para pendidik menyuarakan puisi tentang cinta, semangat, dan dedikasi terhadap madrasah.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi refleksi perjalanan sepuluh tahun MAN IC Kota Palu. Dari pengalaman lahir penelitian, dari penelitian lahir buku, dan dari karya terabadilah perjalanan sebuah madrasah.
Memasuki dekade kedua, MAN IC Kota Palu meneguhkan langkah untuk terus mengembangkan budaya riset, literasi, kreativitas, dan prestasi.
Sepuluh tahun merajut kata dan makna, karya dan puisi menjadi saksi cerita. MAN IC Kota Palu terus melangkah menyongsong dekade kedua dengan semangat dan cinta. (**)













