BULOG Cetak Rekor Serapan 4 Juta Ton, Sulteng Realisasikan 113 Persen dari Target

ELSINDO, PALU – ‎Perum BULOG kembali menorehkan sejarah baru dalam perjalanan menjaga ketahanan pangan nasional. Hingga 8 Oktober 2026, realisasi pengadaan Public Service Obligation (PSO) telah mencapai 4.115.014 ton setara beras atau 102,88 persen dari target penugasan Pemerintah sebesar 4 juta ton.
‎
Capaian tersebut menjadi realisasi pengadaan tertinggi sejak BULOG berdiri sekaligus menegaskan keberhasilan perusahaan melampaui target sebelum berakhirnya tahun 2026.
‎
Direktur Utama (Dirut) Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh insan BULOG serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian bersejarah tersebut.
‎
“Insan BULOG di berbagai penjuru Indonesia terus bergerak, turun langsung ke lapangan, mendampingi petani, serta memastikan hasil panen dapat terserap dengan baik. Ini bukti bahwa dengan kerja bersama, amanah Pemerintah dapat kita jalankan secara optimal,” kata Dirut.
‎
Dirut menambahkan, capaian itu juga tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat ekosistem pangan nasional – Kemenko Pangan, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, TNI, pemerintah daerah, para petani, penyuluh, mitra kerja, dan seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan bersejarah itu.

“Capaian ini harus menjadi energi bagi BULOG untuk terus memberikan manfaat bagi petani, menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia,” tambahnya.

‎Sementara itu, untuk Sulawesi Tengah, Perum Bulog Kanwil Sulteng menyatakan mampu merealisasikan pengadaan PSO sebanyak 12.824 ton setara beras per 9 Oktober 2026 atau mencapai 113 persen. Angka ini telah melampaui target tahunan Bulog Sulteng sebanyak 11.300 ton setara beras.

‎Pemimpin Wilayah (Pimwil) Bulog Kanwil Sulteng, Jusri Pakke mengatakan, pihaknya akan terus berupaya melakukan penyerapan di tingkat petani agar cadangan pangan pemerintah makin solid di Sulteng.

‎”Terget kami sudah terlampaui sejak Agustus 2026. Namun kami tetap berkomitmen melakukan penyerapan baik gabah maupun beras di seluruh Sulteng,” kata Pimwil Jusri kepada awak media, Jumat (9/10/2026). (**)