ELSINDO, PALU – Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah (Kanwil Sulteng) terus mengintensifkan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga keterjangkauan harga beras sekaligus memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan mutu yang baik.
Pimpinan Wilayah (Pimwil) Bulog Kanwil Sulteng, Jusri Pakke, mengatakan penyaluran beras SPHP terus dilakukan secara rutin dengan volume mencapai 75 hingga 100 ton per hari di seluruh Sulteng.
“Setiap hari kami kucurkan 75–100 ton per hari. Kami terus membuka penyaluran SPHP agar masyarakat mendapatkan akses beras yang terjangkau dengan mutu yang baik,” kata Jusri.
Ia menjelaskan, Bulog Sulteng saat ini memiliki stok beras sekitar 11.000 ton. Selain mengandalkan persediaan yang tersedia, Bulog juga memperoleh tambahan pasokan secara berkala dari wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Tenggara (Sultra).
Masing-masing wilayah tersebut memasok sekitar 5.000 ton, sehingga terdapat tambahan pasokan sebanyak 10.000 ton untuk memperkuat ketersediaan beras.
Menurut Jusri, penambahan pasokan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan beras di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berjalan. Dengan dukungan stok dan penyaluran secara berkelanjutan, Bulog berupaya memastikan beras SPHP dapat menjangkau masyarakat melalui jalur distribusi yang tersedia.
Program SPHP sendiri menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di tingkat konsumen. Melalui program ini, masyarakat diharapkan memiliki alternatif untuk mendapatkan beras dengan harga terjangkau tanpa mengabaikan aspek mutu.
Bulog Sulteng terus mengoptimalkan penyaluran sesuai kebutuhan pasar. Langkah tersebut juga diharapkan membantu meredam tekanan harga beras serta menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok rumah tangga yang menjadikan beras sebagai kebutuhan pokok sehari-hari. (**/FA)
Bulog Sulteng Perkuat Penyaluran Beras SPHP














