Bupati Delis Buka Lomba Desa di Pontengoa, Tekankan Kolaborasi dan Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan

ELSINDO, MORUT – Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, didampingi Ketua TP-PKK Morowali Utara, Febriyanthi Hongkiriwang, S.Si., Apt., secara resmi membuka kegiatan Lomba Desa yang dipusatkan di Desa Pontengoa, Kecamatan Lembo Raya, Kamis (21/5/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Delis menegaskan bahwa kemajuan desa tidak dapat diwujudkan hanya melalui peran pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Kemajuan desa tidak bisa dibangun oleh pemerintah saja, tetapi dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, dan seluruh warga agar pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan, keberhasilan pembangunan desa sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan, termasuk menggali dan mengembangkan potensi lokal.

Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan berdaya saing. Karena itu, pemerintah desa diharapkan terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat agar program pembangunan dapat berjalan optimal.

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP-PKK Morowali Utara, Febriyanthi Hongkiriwang, menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang baik antara pemerintah desa dan TP-PKK kecamatan.

Ia menyampaikan bahwa sinergi tersebut diperlukan agar berbagai program pemberdayaan masyarakat dapat terlaksana secara maksimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, koordinasi yang kuat antara pemerintah desa dan TP-PKK menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain membuka kegiatan Lomba Desa, Bupati Delis juga menyerahkan santunan jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga ahli waris warga yang telah meninggal dunia. Masing-masing ahli waris menerima santunan sebesar Rp42 juta.

Penyerahan santunan tersebut merupakan bentuk perlindungan sosial sekaligus kepedulian pemerintah daerah terhadap keluarga yang ditinggalkan, khususnya dalam membantu meringankan beban ekonomi akibat kehilangan anggota keluarga.

Bupati berharap santunan yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga serta menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan pekerja rentan.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Tripika Kecamatan Lembo Raya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Drs. H. Andi Parenrengi, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Arif Paskal Pokonda, SST., M.Kes., Kepala Dinas P2KBP3AD Alno Berniat Sanampe, S.KM., M.Kes., Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Atra Tamehi, S.H., Staf Khusus Bupati Drs. Victor A. Tamehi, Kasat Pol PP dan Damkar Burharman Lambuli, S.Sos., perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, para kepala desa, serta undangan lainnya.

Melalui pelaksanaan Lomba Desa ini, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara berharap pemerintah desa semakin termotivasi meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan potensi lokal.

Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan terus diperkuat agar pembangunan desa dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat Morowali Utara.