• dinas pangan
Daerah  

Bupati Poso Sebut Pentingnya Pembangunan Berkelanjutan

ELSINDO, POSO- Konsultasi Publik tentang Penyusunan Kajin Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RPJPD Tahap II dibuka Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso, Ruddy Ricardo Rompas, SH, MH, mewakili Bupati Poso dr. Verna GM Inkiriwang di ruang Pogombo Kantor Bupati Poso, Rabu (13/23).

Sambutan tertulis Bupati Poso yang disampaikan Asisten Administrasi Umum menyebutkan betapa pentingnya pembangunan berkelanjutan dengan mempertimbangkan aspek lingkungan.

“Pembangunan berkelanjutan bertujuan untuk memastikan kebutuhan generasi saat ini terpenuhi tanpa merugikan kemampuan generasi mendatang memenuhi kebutuhan mereka sendiri,” jelasnya.

Bupati juga sebut beberapa poin penting dalam pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan. Pertama, pentingnya penggunaan sumber daya alam secara efisien dan berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan ekosistem alam.

Kedua, fokus pada pengurangan emisi gas rumah kaca dan polusi melalui penerapan teknologi bersih dan energi terbarukan. Ketiga, pemberdayaan masyarakat menjadi elemen kunci dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Keempat, perencanaan kota yang berkelanjutan melibatkan desain perkotaan yang ramah lingkungan, pengelolaan limbah yang efektif, dan transportasi berbasis lingkungan.

Serta kelima, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil dianggap kunci untuk mengatasi tantangan lingkungan. Selain itu ia juga menekankan pentingnya konsultasi publik sebagai sarana untuk mendengarkan aspirasi dan pandangan masyarakat.

“Proses penyusunan KLHS RPJPD harus didasarkan pada pemahaman yang kuat tentang tantangan dan peluang di daerah ini,” urainya.

“Saya berharap agar kajian lingkungan hidup strategis dapat mempertimbangkan dampak setiap tindakan pembangunan terhadap lingkungan. Rencana pembangunan jangka panjang bukan hanya tentang infrastruktur fisik, tetapi juga tentang kualitas hidup masyarakat. Evaluasi terus menerus harus dilakukan untuk perbaikan sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masa depan,” tandasnya.

Kegiatan konsultasi tersebut turut dihadiri Tim Ahli Penyusun KLHS RPJPD dari Universitas Tadulako, Pimpinan perguruan tinggi se-Kabupaten Poso, Kepala OPD Pemda Poso, Kepala UPT KPH Sintuwu Maroso, pimpinan PT Poso Energy, para Camat se-Kabupaten Poso, pimpinan YPAL, ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara, tokoh masyarakat, dan seluruh anggota Pokja serta undangan lainnya. (*/CHL)