banggai
  • dinas pangan

Butuh Langkah Konkret Kendalikan Inflasi

BAHAS INFLASI- Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Kepala Bagian Kebijakan Perekonomian Biro Ekonomi Syarif, M.Si didampingi pihak terkait mengikuti pembahasan langkah konkret pengendalian inflasi di daerah secara virtual bertempat di ruang vidio confrence, Senin 8 Mei 2023. FOTO: IST

ELSINDO, PALU- Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Kepala Bagian Kebijakan Perekonomian Biro Ekonomi Syarif, M.Si didampingi unsur forkopimda provinsi, pejabat Bulog, Kadin, Disprindag, DKIPS, serta pejabat terkait lain mengikuti pembahasan langkah konkret pengendalian inflasi di daerah secara virtual bertempat di ruang vidio confrence, Senin 8 Mei 2023.

Kegiatan Rakor secara virtual dibuka Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, BA., MA., Ph.D, diikuti Gubernur, Bupati/Walikota se-Indonesia serta pejabat terkait lainnya.

Mendagri Tito Karnavian menjelaskan iflasi per April 2023 terhadap April 2022 sebesar 4,33%, tingkat inflasi tahunan lebih rendah dibanding bulan sebelumnya.

Menurutnya, terdapat tiga kelompok sebagai penyumbang inflasi terbesar yakni ; pertama makanan, minuman dan tembakau, kedua ; perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga dan yang ketiga kelompok transportasi.

“Untuk itu dibutuhkan langkah-langkah konkret untuk menekan tingkat inflasi terutama pada tiga kelompok dimaksud,” ucapnya.

Bertindak sebagai narasumber ; Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi BPN, Dr. Drs. Nyoto Suwignyo, MM, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Puji Ismartini, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Karim, Kementeriam Pertanahan Iri. Bagus Hindro, Dir Tipideksus Bareskrimum Polri Whisnu Hermawan Februanto, SIK dan dari unsur TNI, Brigjen TNI Eko Nursanto.

Kepala Bagian Kebijakan Perekonomian Biro Ekonomi Syarif, M.Si berharap rapat evaluasi pengendalian inflasi dapat dilaksanakan setiap minggu.

“Terima kasih kepada bapak/ibu yang telah menghadiri rapat ini, kami harapkan koordinasi senantiasa dilaksanakan, selanjutnya kami kembali mengundang bapak/ibu untuk mengikuti rapat selanjutnya dengan waktu yang akan disesuaikan dengan jadwal pusat,” ujarnya. (*/CHL)