ELSINDO, PALU- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong transformasi digital di sektor kesehatan. Melalui Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Sosialisasi Inovasi Aplikasi E-Berani Germas Sulteng di Ruang Nagana Kantor Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, sebagai langkah strategis memperkuat sistem pemantauan dan pelaporan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) secara terintegrasi dan berbasis teknologi digital.
Kegiatan yang difasilitasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Tengah ini dihadiri pejabat struktural dan fungsional, organisasi masyarakat, organisasi profesi kesehatan, dunia usaha, perguruan tinggi, insan media, pengelola program kesehatan dari 13 kabupaten/kota, serta berbagai mitra strategis lainnya.
Sosialisasi tersebut bertujuan memperkenalkan fitur, manfaat, dan tata cara penggunaan aplikasi E-Berani Germas Sulteng sebagai instrumen utama pelaporan capaian program Germas secara real-time. Melalui aplikasi ini, data pelaksanaan Germas dari seluruh daerah di Sulawesi Tengah dapat dihimpun dan dipantau secara lebih efektif, akurat, dan berkelanjutan.
Mewakili Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Mohammad Fadhly, SH., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran aplikasi E-Berani Germas Sulteng merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat digitalisasi layanan publik, khususnya di bidang kesehatan.
“Aplikasi E-Berani Germas Sulteng hadir untuk memastikan data Germas di seluruh kabupaten/kota dan provinsi dapat terpantau secara akurat, cepat, dan terintegrasi. Ini menjadi langkah penting dalam mendukung pengambilan kebijakan berbasis data,” ujarnya dalam sambutannya, 19 Mei 2026.
Menurutnya, keberadaan sistem pelaporan digital akan membantu pemerintah dalam mengukur efektivitas pelaksanaan Germas sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta juga menyepakati sejumlah komitmen bersama guna mendukung implementasi aplikasi. Komitmen tersebut meliputi aktivasi akun pengguna, penginputan data secara rutin dan valid, sosialisasi kepada lintas program dan sektor, hingga menjadikan penggunaan aplikasi sebagai salah satu indikator evaluasi kinerja program Germas di tingkat kabupaten/kota.
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan akan terus memberikan pendampingan teknis dan bimbingan secara berkala kepada seluruh pengguna aplikasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan implementasi E-Berani Germas Sulteng berjalan optimal dan mampu memberikan manfaat nyata dalam mendukung program kesehatan masyarakat.
Melalui inovasi digital ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat semakin terukur, terarah, dan berdampak nyata dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, aktif, produktif, serta memiliki kualitas hidup yang lebih baik di masa mendatang. (**)














