ELSINDO, SULUT– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah resmi menjalin kerja sama strategis dengan Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara (Poltekpel Sulut) untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor transportasi laut dan kemaritiman.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Kampus Poltekpel Sulut, Amurang, Sulawesi Utara, pada Rabu (13/5/2026).
Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam mempererat sinergi antara pendidikan vokasi di Sulawesi Tengah dengan institusi pendidikan tinggi di bawah Kementerian Perhubungan. Fokus utama kerja sama adalah meningkatkan kualitas SDM transportasi laut yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan industri maritim yang terus berkembang.
Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan kompetensi SDM perhubungan, perluasan akses pendidikan dan pelatihan kepelautan, pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan, pertukaran data dan informasi, hingga penyelenggaraan berbagai kegiatan pendukung pendidikan dan pelatihan kemaritiman. Selain itu, kerja sama ini juga diarahkan untuk mendukung pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) pada bidang-bidang yang relevan.
Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Edy, S.Ag., M.Pd., hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Firmanza DP, S.H., M.Si. Sementara dari pihak Poltekpel Sulut, nota kesepahaman ditandatangani langsung oleh Direktur Poltekpel Sulut, Capt. Semuel Palembangan, M.T., M.Mar.
Kerja sama ini menjadi landasan bagi kedua institusi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pendidikan, pengembangan SDM perhubungan, serta optimalisasi pemanfaatan aset pendidikan dan pelatihan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui kemitraan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap semakin banyak peserta didik dan generasi muda yang memperoleh kesempatan mengakses pendidikan dan pelatihan di bidang transportasi laut. Di sisi lain, kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan, memperkuat kompetensi tenaga kerja sektor kemaritiman, serta memenuhi kebutuhan SDM perhubungan yang berstandar nasional maupun internasional.
Dengan potensi maritim yang besar, Sulawesi Tengah menilai penguatan sektor pendidikan dan pelatihan kepelautan menjadi investasi penting untuk mencetak generasi unggul yang siap berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berbasis kelautan dan transportasi laut di masa depan. (**)














