ELSINDO, DONGGALA – Pemerintah Kabupaten Donggala terus memperkuat langkah nyata dalam menekan angka stunting dengan mendorong peningkatan konsumsi ikan di kalangan masyarakat.
Bupati Vera Elena Laruni menegaskan, konsumsi ikan di Donggala saat ini telah mencapai 60,53 kilogram per kapita per tahun, namun angka tersebut masih perlu ditingkatkan agar manfaat gizi ikan dapat dirasakan secara lebih luas.
“Ikan adalah sumber protein hewani berkualitas tinggi dan kaya omega-3 yang berperan penting dalam tumbuh kembang anak,” ujar Vera.
Upaya itu mulai menunjukkan hasil menggembirakan. Berdasarkan data Pemerintah Daerah, angka stunting di Donggala turun dari 34,1 persen pada 2023 menjadi 29,6 persen pada 2024. Penurunan ini menjadi bukti kuat dari kolaborasi lintas sektor serta keberhasilan gerakan konsumsi protein lokal berbasis ikan.
Dalam momentum Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-12, sinergi antara sektor perikanan dan kesehatan juga semakin tampak. Dinas Kesehatan Donggala bahkan ikut menjadi juri dalam lomba masak serba ikan antar kecamatan — bukan sekadar menilai cita rasa, melainkan juga kandungan gizi dari setiap sajian.
“Kami tidak hanya menilai rasa, tapi juga kandungan gizinya. Ikan adalah sumber protein hewani terbaik untuk mencegah stunting,” ujar Safiudin, Staf Gizi Dinas Kesehatan Donggala.
Ia menambahkan, kegiatan seperti Harkannas menjadi sarana efektif memperkuat kolaborasi antara Dinas Perikanan dan Dinas Kesehatan dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi ikan secara rutin.
Pemerintah Kabupaten Donggala berharap, melalui gerakan bersama ini, masyarakat semakin sadar bahwa makan ikan bukan sekadar pilihan menu, melainkan investasi kesehatan generasi masa depan. (**)















