ELSINDO, SIGI– Fraksi Persatuan Bintang Bangsa (PBB) DPRD Kabupaten Sigi memberikan sejumlah catatan strategis dan rekomendasi penting dalam sidang paripurna DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sigi Tahun 2025–2029, Senin, 14 Juli 2025.
Dalam pandangan umum fraksinya, Ardiansyah menyatakan apresiasi terhadap visi yang diusung Bupati Sigi dalam dokumen RPJMD, yaitu “Kabupaten Sigi Maju, Berkelanjutan, Berbasis Pertanian dan Pariwisata”.
“Fraksi menilai visi ini telah mencerminkan arah pembangunan yang tidak hanya menitikberatkan pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan sumber daya dan potensi lokal,” ujar Ardiansyah.
Namun demikian, fraksi gabungan dari PBB, Perindo, PKB dan PAN ini menyoroti sejumlah aspek yang perlu diperkuat untuk menjamin keberhasilan visi tersebut. Di sektor pertanian, fraksi mendorong peningkatan akses petani terhadap teknologi, bibit unggul, pupuk, dan pasar.
Pembangunan infrastruktur pertanian seperti irigasi juga dianggap mendesak. Selain itu, pentingnya regenerasi petani melalui pelatihan kepada generasi muda menjadi perhatian utama.
Sementara itu di bidang pariwisata, fraksi menilai perlu adanya promosi destinasi wisata yang konsisten dan peningkatan infrastruktur dasar seperti jalan, air bersih, dan akomodasi. Pelibatan masyarakat lokal dalam ekowisata dan pelestarian budaya juga dianggap strategis untuk memperkuat ekonomi desa dan menjaga kelestarian lingkungan.
Terkait pembangunan berkelanjutan, Fraksi PBB menekankan pentingnya memperhitungkan dampak lingkungan jangka panjang dalam setiap program pembangunan. Program rehabilitasi hutan dan daerah aliran sungai (DAS), serta edukasi lingkungan kepada masyarakat, menjadi hal yang tak terpisahkan dari pembangunan berkelanjutan.
Fraksi juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dan partisipasi publik dalam mendukung keberhasilan RPJMD Sigi. Keterlibatan aktif perangkat daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam seluruh proses pembangunan dinilai akan meningkatkan rasa memiliki sekaligus efektivitas program yang dijalankan.
Dalam sektor pendidikan, Fraksi PBB menegaskan perlunya pemerataan akses pendidikan di wilayah terpencil dan penguatan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan lokal, khususnya di sektor pertanian dan pariwisata.
Sementara di bidang kesehatan, fraksi menyoroti masih timpangnya distribusi tenaga medis, terutama di daerah terpencil. PBB mendorong kebijakan insentif bagi tenaga medis yang bersedia bertugas di wilayah-wilayah sulit dijangkau. Selain itu, fraksi juga menegaskan pentingnya memperluas cakupan layanan BPJS dan menjamin pelayanan kesehatan dasar secara gratis agar seluruh masyarakat, terutama yang kurang mampu, dapat mengakses layanan dengan layak.
Atas dasar catatan tersebut, Fraksi Persatuan Bintang Bangsa menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda RPJMD Kabupaten Sigi Tahun 2025-2029 untuk dibahas lebih lanjut dalam tahapan pembahasan berikutnya.
Menutup pandangan umum fraksinya, juru bicara Fraksi PBB, Ardiansyah menyampaikan harapan agar seluruh masukan tersebut dapat dijadikan pertimbangan dalam penyempurnaan dokumen perencanaan daerah.(**)















