ELSINDO, PALU– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusarda) Provinsi Sulawesi Tengah, menggelar kegiatan Bedah Buku Koleksi Perpustakaan Daerah dengan mengusng tema “Tenun Donggala, Pusaka Nusantara”, yang resmi dibuka pada Rabu (22/5).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Dispusarda Sulteng dalam mempromosikan koleksi lokal sekaligus meningkatkan budaya literasi masyarakat.
Mewakili Plt Kepala Dispusarda, Sekretaris Dinas, Keong Makalalag, S.Sos, menyampaikan bahwa kegiatan bedah buku ini tidak sekadar ajang diskusi, namun juga menjadi sarana untuk menggali nilai budaya lokal dan mempererat hubungan antara penulis, pembaca, dan pegiat literasi.
“Salah satu tugas pokok dan fungsi Dispusarda yang tertuang dalam Renstra 2021-2026 adalah memberikan pelayanan jasa perpustakaan kepada masyarakat melalui penyediaan koleksi bahan pustaka yang berkualitas,” ujar Keong Makalalag dalam sambutannya.
Ia menambahkan, jumlah pengunjung perpustakaan terus meningkat dari waktu ke waktu. Saat ini, Dispusarda Provinsi Sulawesi Tengah telah memiliki 57.546 judul dengan 317.507 eksemplar koleksi umum, serta koleksi deposit sebanyak 5.601 judul dengan 7.427 eksemplar.
Namun, jumlah tersebut masih belum mencukupi kebutuhan literasi masyarakat, terutama dengan semakin banyaknya terbitan buku baru setiap tahunnya.
“Perpustakaan bukan sekadar gudang buku, tetapi pusat pengetahuan dan budaya yang berperan strategis dalam membangun masyarakat literat,” tegasnya.
Bedah buku ini diselenggarakan oleh Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dispusarda Sulteng. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu gerakan literasi yang lebih kuat dan mendorong masyarakat untuk lebih mencintai buku-buku lokal yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal.
Keong Makalalag, turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, mulai dari pustakawan, akademisi, komunitas literasi hingga narasumber yang berbagi ilmu.
“Mari jadikan perpustakaan sebagai rumah peradaban yang inklusif dan transformatif. Semoga kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi semangat untuk terus membangun budaya baca dan memberikan inspirasi melalui buku-buku lokal unggulan,” tutupnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah “Berani Cerdas” dan visi Gubernur-Wakil Gubernur Anwar-Reny dalam mewujudkan Sulawesi Tengah yang maju, mandiri dan sejahtera berbasis kearifan lokal dan pembangunan berkelanjutan. (del)















