• dinas pangan
Kota  

Gernas BBI 2023, Dinas Koperasi Sulteng Lakukan Penyaringan UMKM

IRFAN

ELSINDO, PALU- Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulteng melakukan penyaringan UMKM dalam rangka pelaksanaan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) 2023 yang diadakan Sulawesi Tengah, Senin, (6/02/2023).

Gernas BBI merupakan kegiatan nasional yang dilakukan dimasing-masing daerah dengan tujuan meningkatkan bidang usaha UMKM dari segala aspek, baik dari segi pemasaran, pendampingan dan lain-lain, yang didalamnya terdapat keseriusan pemerintah daerah dengan keterlibatan secara langsung, sehingga acara tersebut dilaksanakan secara bergilir diseluruh Indonesia.

Pada penjelasan Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Kecil Dinas Koperasi dan UMKM Prov. Sulteng, Irfan mengatakan, Gernas BBI 2023 tidak hanya dilaksanakan di Sulawesi Tengah saja, tetapi juga dilaksanakan dibeberapa daerah seperti Papua dan Kalimantan. Dalam rangka mempersiakan kegiatan tersebut, Dinas Koperasi dan UMKM Prov. Sulteng lakukan pembagian tugas pada tahapan pelaksanaan kegiatan yaitu seperti penyaringan UMKM di 13 kab/kota se-Sulawesi Tengah, yang akan dilibatkan dalam acara tersebut.

Irfan menjelaskan, mekanisme penyaringan dilakukan melalui kegiatan kurasi yang bekerjasama dengan Bank Indonesia serta tidak terlepas dari dukungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah. Untuk saat ini, pelaksanaan kurasi tengah berjalan yang diawali dengan tahapan pemasukan data melalui google form yang sudah dimulai sejak tanggal 9 januari 2023.

Setelah berjalan kurang lebih 27 hari dari keluarnya surat edaran dan pelaksanaan rapat secara virtual yang dilaksanakan bersama bupati/walikota, dari data UMKM yang masuk dalam google form tersebut belum mencapai target. Dari hasil pendataan yang telah dilakukan, nantinya akan dikurasi atau disaring hingga target yang diperoleh sesuai capaian Gernas BBI dengan jumlah total sebanyak 120 UKM dari 4 sektor, yaitu sektor fashion, sektor olahan pangan, sektor industri teknologi, dan sektor kerajinan.

Informasi penyampaian data dari kab/kota yang belum maksimal menjadi salah satu kendala dalam persiapan Gernas BBI. Upaya yang dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM dalam menindak lanjuti kendala tersebut yaitu dengan menyebar kembali surat edaran pemda provinsi ke kab/kota serta meminta para bupati/walikota untuk memaksimalkan kegiatan Gernas BBI tersebut.

Adanya Gernas BBI sendiri dapat menuntun UMKM yang ada di Sulawesi Tengah dapat bangkit serta menyalakan jiwa saing dengan UMKM lainnya. Dalam acara tersebut juga terdapat banyak sponsor serta tawaran-tawaran pengembangan usaha, sehingga diharapkan UKM dapat lebih maksimal dalam pemasarannya serta pendampingan yang diberikan pun sesuai kebutuhan identitas UKM.

“Melalui Gernas BBI ini, gaung dan momentum awal kita dalam membangkitkam UMKM,” tambah Irfan. (*/CHL)