ELSINDO, PALU – Kepala Kantor Imigrasi Kelas l TPI Palu, Muhammad Akmal memastikan sarana dan prasarana pelayanan keimigrasian telah siap digunakan untuk melayani kedatangan maupun keberangkatan internasional di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu.
“Seluruh perangkat pemeriksaan keimigrasian, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan internasional, telah siap sejak sepekan lalu. Kami juga telah menyiapkan personel yang bertugas sesuai standar operasional,” kata Muhammad Akmal, Kamis (6/8/2026)
Diungkapkan, untuk kesiapan didukung pembinaan dan pendampingan dari Direktorat Jenderal Imigrasi, termasuk Direktorat Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) serta Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian.
“Selain itu, koordinasi dengan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora), TNI, Polri, Bea Cukai, Karantina, dan instansi terkait terus diperkuat untuk memastikan operasional penerbangan internasional berjalan aman, tertib, dan memberikan pelayanan keimigrasian yang optimal kepada masyarakat,” ungkapnya.
Sementara Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid mengaku peresmian ini menandai babak baru bagi konektivitas Sulawesi Tengah ke kancah global, membuka akses langsung ke salah satu pusat perdagangan dan industri terbesar di Asia.
“Penerbangan Internasional Palu-Guangzhou ini diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi di kawasan Sulawesi Tengah,” kata Anwar Hafid.
Anwar mengisahkan mimpinya sejak lama untuk memiliki penerbangan internasional dari Palu, yang kini telah menjadi kenyataan. Keberhasilan Penerbangan Internasional Palu-Guangzhou ini menunjukkan bahwa Sulawesi Tengah terus bergerak maju dan semakin dipercaya sebagai kawasan strategis untuk investasi.
“Penantian panjang masyarakat akhirnya terjawab. Melalui kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola bandara, Garuda Indonesia, dan semua pihak, malam ini kita berhasil membuka penerbangan internasional pertama dari Palu,” tuturnya.
Sedangkan, layanan charter Penerbangan Internasional Palu-Guangzhou ini merupakan bagian dari transformasi bisnis Garuda Indonesia yang adaptif terhadap kebutuhan pasar dan mendukung pengembangan ekonomi nasional. Gubernur Anwar Hafid optimistis rute ini akan menjadi awal pembukaan rute internasional lainnya, termasuk potensi penerbangan ke Malaysia dan India.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mempercepat pengembangan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri, termasuk perluasan landasan pacu. Hal ini dilakukan untuk mampu melayani pesawat berbadan lebar dan mendukung penyelenggaraan embarkasi haji di masa mendatang. Dengan adanya Penerbangan Internasional Palu-Guangzhou, Sulawesi Tengah tidak hanya membuka jalur udara baru, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru di Indonesia bagian timur. (FA)













