ELSINDO, BALUT– Peringatan HUT ke-13 Kabupaten Banggai Laut tak hanya dirayakan dengan upacara dan kemeriahan, tetapi juga menjadi momentum penting evaluasi capaian pembangunan daerah. Sejumlah indikator strategis menunjukkan tren positif yang menandai peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menyampaikan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banggai Laut meningkat dari 69,65 pada 2024 menjadi 70,46 pada 2025, mencerminkan kemajuan di sektor pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak.
“Ini bukti bahwa pembangunan di Banggai Laut berjalan ke arah yang benar dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, angka kemiskinan juga mengalami penurunan signifikan. Data BPS mencatat persentase penduduk miskin turun dari 13,78 persen pada 2024 menjadi 12,71 persen pada 2025, atau berkurang dari 11,16 ribu jiwa menjadi 10,44 ribu jiwa. Pemprov Sulteng menargetkan angka kemiskinan dapat ditekan hingga kisaran 8 persen dalam lima tahun ke depan.
Meski Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sedikit meningkat menjadi 3,69 persen pada 2025, kondisi ini dinilai sebagai peluang untuk memperkuat program pemberdayaan ekonomi, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal di sektor perikanan, pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif.
Sejalan dengan sembilan Program Berani, Pemprov Sulteng terus mendorong pembangunan sumber daya manusia. Melalui Program Berani Cerdas, sebanyak 23.000 mahasiswa se-Sulteng telah menerima beasiswa, termasuk 538 mahasiswa asal Banggai Laut.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyerahkan bantuan ambulans Program Berani Sehat, menginstruksikan gerakan tanam cabai bagi pelajar SMA/SMK untuk pengendalian inflasi, serta meluncurkan Aplikasi E-Balimang sebagai inovasi layanan daerah.
Rangkaian HUT ke-13 Banggai Laut turut diisi khitan massal gratis bagi 300 anak, pasar murah, penyerahan bantuan sosial, apel kesiapsiagaan Nataru dan cuaca ekstrem, hingga pemusnahan minuman keras.
Dengan capaian dan komitmen tersebut, Banggai Laut dinilai memiliki modal kuat untuk tumbuh sebagai pusat ekonomi baru berbasis maritim di Kawasan Timur Indonesia. (**)














