ELSINDO- Kabar duka menyelimuti rombongan jemaah haji Kloter BPN 9. Seorang jemaah atas nama Nurhani Daeng Parani (62) dilaporkan wafat di Mina setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Ketua Kloter BPN 9, Muh. Syamsu Nursi, menyampaikan bahwa pihak kloter menerima informasi wafatnya almarhumah pada Kamis pagi, 29 Mei 2026, sekitar pukul 06.00 WAS dari RS Wadi di Mina.
“Almarhumah sebelumnya dirujuk ke RS Wadi di Mina pada Kamis, 28 Mei 2026 pukul 16.44 WAS. Setelah salat Subuh tadi pagi, kami mendapat informasi dari pihak Maktab 73 bahwa jemaah kami telah meninggal dunia,” ujar Muh. Syamsu Nursi.
Sebelum dirujuk, kondisi kesehatan almarhumah dilaporkan menurun dengan keluhan utama sesak napas dan batuk yang telah dirasakan lebih dari tiga hari. Berdasarkan laporan medis Kloter BPN 009, pasien mengalami penurunan saturasi oksigen yang sangat rendah hingga 35 persen saat pemeriksaan awal.
Tim medis mencatat dugaan pneumonia disertai desaturasi berat. Almarhumah juga memiliki riwayat hipertensi dan gangguan lemak darah. Saat penanganan awal, pasien diberikan terapi cairan infus, nebulizer, dan segera dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
Kepergian almarhumah menjadi duka mendalam bagi seluruh jemaah Kloter BPN 9. Rekan-rekan jemaah dan petugas kloter turut mendoakan agar almarhumah husnul khatimah serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tutup Ketua Kloter. (**)














