Jobfit Dimulai, Anwar Hafid Siapkan Rotasi Pejabat Demi Akselerasi Program BERANI

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, dan Wagub Sulteng, dr. Reny Lamadjido, saat menekan sirene pembukaan HUT Sulteng. (FOTO: BIRO ADPIM)

ELSINDO, PALU– Peringatan HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur, Minggu (13/4), menjadi panggung pengumuman penting dari Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. Dalam pidatonya, ia mengumumkan pelaksanaan Jobfit bagi seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulteng.

Langkah ini tak sekadar seremoni. Jobfit akan menjadi gerbang awal untuk mengisi sejumlah jabatan yang selama ini hanya ditempati oleh Pelaksana Tugas (Plt). Para pejabat akan diuji kesesuaian kompetensi dan posisinya. Hasilnya menentukan: tetap di posisi atau digantikan melalui pelantikan rotasi.

“Tidak ada jalur khusus. Semua pejabat punya peluang sama, asal bisa memberi keyakinan bahwa dia mampu menjalankan program-program BERANI,” tegas Anwar Hafid, menyampaikan komitmennya terhadap sistem meritokrasi.

Setelah rotasi berdasarkan Jobfit, Pemprov akan membuka seleksi terbuka bagi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Proses ini diharapkan melahirkan figur-figur yang siap tancap gas membangun daerah sesuai arah kebijakan program BERANI—sebuah inisiatif pembangunan terintegrasi yang diluncurkan Gubernur.

Beberapa program unggulan yang ditekankan dalam peringatan HUT ke-61 antara lain: BERANI Cerdas untuk pendidikan berkualitas, BERANI Sehat guna meningkatkan derajat kesehatan, BERANI Lancar untuk mempercepat konektivitas, serta BERANI Sejahtera demi keterjangkauan kebutuhan pokok rakyat.

Tak hanya itu, ada pula BERANI Menyala dan BERANI Berdering, yang menjanjikan listrik 24 jam dan bebas blank spot di seluruh wilayah Sulteng. Program BERANI Panen Raya bahkan menargetkan swasembada pangan dengan produksi padi mencapai 6 ton per hektar, dan BERANI Tangkap Banyak memperkuat sektor kelautan dengan modernisasi alat tangkap nelayan.

Gubernur juga menyinggung BERANI Berkah, program yang mengintegrasikan nilai-nilai religius dan budaya lokal, serta BERANI Berintegritas yang mendorong percepatan reformasi birokrasi.

“Siapa yang bisa membawa semua program ini, maka dia akan duduk di jabatan,” tegasnya lagi, memberi gambaran jelas soal kriteria pejabat yang akan dipromosikan.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Anwar Hafid mengimbau seluruh ASN untuk tetap menjaga niat sebagai pelayan masyarakat.

“Layani masyarakat dengan tulus ikhlas,” pesannya penuh harap. Ia ingin birokrasi di Sulteng menjadi mesin percepatan kesejahteraan yang bekerja dengan hati dan integritas tinggi. (**)