ELSINDO, TOLITOLI– Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Banagan, Kecamatan Dampal Utara, menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan nelayan Sulawesi Tengah.
Proyek yang diinisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI ini sedang dalam tahap penyelesaian dan diproyeksikan rampung pada Desember 2025. Kawasan seluas 7.000 meter persegi itu akan dilengkapi berbagai fasilitas modern penunjang aktivitas nelayan.
Terdapat cold storage, pabrik es, SPDN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan), bengkel perbaikan jaring, gedung pertemuan, mushola, hingga area kuliner yang diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi pesisir.
Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menyebutkan proyek ini merupakan simbol kemajuan dan kebangkitan nelayan di daerah utara Sulawesi Tengah.
“Kampung Nelayan Merah Putih adalah wujud nyata komitmen pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat pesisir. Insyaallah ini akan menjadi kebanggaan baru bagi Tolitoli,” ungkapnya.
Selain mendorong produktivitas nelayan, kawasan ini juga dirancang untuk memiliki nilai wisata dan sosial yang tinggi.
“Kita berharap masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas ini tidak hanya untuk aktivitas perikanan, tetapi juga menggerakkan ekonomi kreatif dan wisata kuliner,” kata Anwar Hafid.
Proyek ini juga menjadi bagian dari implementasi program unggulan “Berani Tangkap Banyak” yang diusung Pemprov Sulteng untuk meningkatkan hasil tangkap dan kesejahteraan nelayan.
Dengan dukungan masyarakat dan kolaborasi lintas sektor, Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan menjadi ikon baru pemberdayaan nelayan di Sulawesi Tengah. (**)















