Kanwil Kemenag Sulteng Imbau Siswa Madrasah Tak Terlibat Aksi Unjuk Rasa

Kepala Bidang Penmad Kanwil Kemenag Sulteng, H. Muh. Syamsu Nursi. (FOTO: IST)

ELSINDO, PALU– Maraknya aksi unjuk rasa di sejumlah daerah yang cenderung mengarah pada tindakan anarkis dan membahayakan keselamatan jiwa menjadi perhatian serius Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah.

Melalui surat edaran resmi, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng, H. Muh. Syamsu Nursi, menegaskan imbauan kepada seluruh siswa madrasah (MI, MTs, dan MA) agar tidak terlibat dalam aksi-aksi yang provokatif dan melanggar hukum.

“Kami mengajak seluruh siswa untuk fokus pada belajar, menjaga nama baik madrasah, serta mengutamakan cara-cara damai dan bermartabat dalam menyampaikan aspirasi,” ujarnya, Minggu (31/8/2025).

Dalam edaran tersebut, ada tujuh poin penting yang ditekankan, di antaranya:
• Tidak ikut serta dalam aksi unjuk rasa anarkis dan provokatif.

• Mengutamakan belajar dengan sungguh-sungguh sebagai tanggung jawab utama siswa.

• Menjaga nama baik madrasah dengan sikap santun, disiplin, dan taat aturan.

• Waspada terhadap ajakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, termasuk melalui media sosial.

• Menyampaikan aspirasi dengan dialog damai sesuai nilai keislaman dan kebangsaan.

• Aktif dalam kegiatan positif seperti literasi, olahraga, ekstrakurikuler, dan ibadah.

• Menjadi pelopor perdamaian serta menciptakan suasana aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan sekitar.

Syamsu Nursi menekankan, pelajar madrasah harus mampu menjadi teladan dalam membangun suasana damai di tengah masyarakat. “Mari kita bersama-sama menjaga ketertiban, serta menyejukkan suasana dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab,” tambahnya. (**)