Kloter BPN 9 Siap Bergerak ke Arafah, Ratusan Jemaah Sudah Berihram Sejak Subuh

Ketua Kloter BPN 9, Muh. Syamsu Nursi, saat bersiap dengan para jemaah untuk menuju Arafah. (FOTO: IST)

ELSINDO, MAKKAH — Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti keberangkatan Jemaah Haji Kloter BPN 9 menuju Arafah pada pagi hari ini. Ketua Kloter BPN 9, Muh. Syamsu Nursi, melaporkan bahwa seluruh persiapan pemberangkatan jemaah telah berjalan lancar sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Maktab 73.

Kloter BPN 9 dijadwalkan berada pada trip pertama mobilisasi menuju Arafah. Proses pengangkutan jemaah dimulai pukul 07.00 hingga 10.00 waktu Arab Saudi dengan menggunakan tujuh unit bus yang telah disiapkan pihak maktab.

“Alhamdulillah, seluruh jemaah sudah mempersiapkan diri dengan baik. Mereka telah mandi ihram, berniat ihram, dan melaksanakan salat sunah ihram sebelum keberangkatan menuju Arafah,” ujar Muh. Syamsu Nursi.

Sejak pukul 06.41 WAS, seluruh jemaah telah berkumpul di lobi hotel untuk menunggu kedatangan armada bus. Kekompakan dan kesiapan para jemaah terlihat jelas, termasuk para lanjut usia yang tetap semangat mengikuti seluruh rangkaian persiapan ibadah haji.

Secara keseluruhan, Kloter BPN 9 awalnya berjumlah 358 jemaah setelah adanya tambahan dua jemaah tanazul dari Kloter 5. Namun, dua calon jemaah sebelumnya batal berangkat dari embarkasi. Dari jumlah tersebut, satu jemaah saat ini menjalani safari wuquf dan berada di KKH (Klinik Kesehatan Haji) Arab Saudi untuk mendapatkan penanganan kesehatan.

Dengan demikian, sebanyak 357 jemaah berada di hotel dan siap diberangkatkan menuju Arafah.

“Baik jemaah lansia maupun jemaah lainnya, semuanya sudah standby dan siap menuju Arafah. Insya Allah setibanya di sana, kami akan menempati tenda-tenda yang telah disediakan oleh pihak maktab,” tambahnya.

Pemberangkatan menuju Arafah menjadi salah satu momen paling penting dalam rangkaian ibadah haji. Di tempat suci tersebut, para jemaah akan melaksanakan wukuf yang merupakan rukun utama ibadah haji sebelum melanjutkan prosesi ke Muzdalifah dan Mina. (**)