Elsindo, Palu – Meskipun telah melampaui target penyerapan di angka 102 persen, Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah saat ini masih memaksimalkan serapan gabah setara beras hasil panen petani lokal.
“Bulog Sulteng tetap maksimalkan penyerapan dengan membeli gabah setara beras, walau target kami sudah melebihi,” kata Pemimpin Wilayah Bulog Sulteng, Jusri kepada wartawan, Jumat (3/10/2025).
Menurutnya, hal ini mencerminkan kesiapan Bulog Sulteng menjawab kebutuhan stabilisasi pasokan dan harga pangan di daerah. Pihaknya juga telah mencapai pengadaan beras lokal sebanyak 6 ribu ton.
“Kami optimistis ini dapat terpenuhi hingga akhir tahun. Kami juga tetap mendukung program ketahanan pangan nasional. Kita tetap melakukan pembelian gabah setara beras di petani lokal,” ujarnya.
Dijelaskan, penyerapan dilakukan secara menyeluruh melalui kunjungan langsung ke area panen maupun penggilingan, melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah (pemda) dan dukungan TNI.
“Kontribusi terbesar dalam pengadaan beras di Sulteng berasal dari Kabupaten Parigi Moutong, disusul Sigi, Donggala, Tolitoli, Poso dan Banggai,” jelasnya.
Ia menambahkan pengadaan dilakukan secara kumulatif di seluruh wilayah kerja Bulog Sulteng, yang mencakup Kantor Wilayah serta tiga kantor cabang di Luwuk, Kabupaten Bagian, Poso dan Tolitoli.
“Bulog bekerja sama dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan Babinsa di tiap kecamatan dalam memperkuat pengadaan beras,” ucapnya. (FA)















