Logo, Maskot, dan Jingle Fornas 2027 Mengangkat Maleo dan Kearifan Lokal Sulawesi Tengah

ELSINDO, PALU– Identitas visual Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) 2027 Sulawesi Tengah mulai menemukan bentuk. Dalam rapat persiapan yang dipimpin Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, panitia melaporkan hasil seleksi akhir logo, maskot, dan jingle yang mengusung kuat nilai kearifan lokal daerah.

Ketua KORMI Sulteng Syaifullah Djafar menjelaskan, dari ratusan karya yang masuk selama sayembara tiga bulan terakhir, terpilih satu logo, dua maskot, serta satu jingle unggulan. Karya-karya tersebut dinilai mampu merepresentasikan identitas Sulawesi Tengah secara filosofis dan visual.

“Logo dan maskot yang terpilih menggambarkan karakter Sulawesi Tengah, termasuk filosofi burung Maleo, permainan warna yang mencerminkan lanskap daerah, serta nilai budaya lokal,” jelasnya.

Untuk kategori jingle, satu karya terpilih dinilai memiliki kekuatan musikal, semangat kebersamaan, serta pesan positif yang sejalan dengan nilai olahraga rekreasi dan persatuan nasional.

Gubernur Anwar Hafid men emphasized bahwa identitas Fornas 2027 harus memberi kesan kuat dan mudah dikenali secara nasional. Menurutnya, logo, maskot, dan jingle bukan sekadar pelengkap acara, melainkan wajah Sulawesi Tengah di mata Indonesia.

“Saya ingin identitas Fornas ini benar-benar lahir dari ruh masyarakat Sulawesi Tengah. Ini adalah kebanggaan kita bersama dan harus mencerminkan semangat daerah,” kata Anwar.

Senada, Ketua Fornas Pusat Adil Hakim menilai karya-karya yang masuk memiliki kualitas tinggi dan memperlihatkan kreativitas lokal yang luar biasa. Ia berharap identitas Fornas 2027 nantinya dapat menjadi simbol yang kuat dan membekas di ingatan publik.

Hasil penilaian dewan juri selanjutnya akan difinalisasi sebelum diumumkan secara resmi kepada masyarakat luas. (**)