banggai
  • dinas pangan

LP2M UIN Datokarama Optimalkan Pengabdian kepada Masyarakat untuk Mendukung Pembangunan Daerah

LP2M UIN Datokarama
Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama telah mengambil langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan pengabdian kepada masyarakat pada tahun 2024, sebagai bagian dari komitmen perguruan tinggi tersebut dalam mendukung pembangunan daerah. FOTO: ISTIMEWA

ELSINDO, PALU– Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama telah mengambil langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan pengabdian kepada masyarakat pada tahun 2024, sebagai bagian dari komitmen perguruan tinggi tersebut dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurut Ketua LP2M UIN Datokarama, Doktor Sahran Raden, langkah ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Optimalisasi pengabdian kepada masyarakat juga sebagai tindak lanjut Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya di Palu pada hari Kamis.

Salah satu langkah yang diambil adalah penyusunan draf keputusan Rektor UIN Datokarama tentang pelaksanaan pengabdian masyarakat dan pengelolaan desa binaan, serta pelaksanaan kuliah kerja nyata tematik.

“Draf keputusan rektor tersebut telah disosialisasikan kepada civitas akademik UIN Datokarama, dengan tujuan agar para komponen civitas akademik dapat memberikan masukan dan saran sebelum draf tersebut disahkan,” kata Sahran.

Pengabdian kepada masyarakat di UIN Datokarama diarahkan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat serta kontribusi terhadap daerah dan bangsa. Ini melibatkan nilai-nilai seperti toleransi, keadilan sosial, musyawarah, serta keterampilan softskill dan hardskill.

Mahasiswa juga diberikan peran penting dalam pemberdayaan masyarakat dengan paradigma co-creation, co-financing, dan co-benefit, serta penerapan hasil riset dosen untuk kemajuan masyarakat.

“Pengabdian kepada masyarakat harus memenuhi delapan standar yang meliputi hasil, isi, proses, penilaian, pelaksanaan, sarana dan prasarana, pengelolaan, dan pembiayaan,” tambahnya.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu menciptakan ketenteraman dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat serta meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan bersama.(**)