Malam Ramah Tamah Unazlam, LLDIKTI XVI Apresiasi Komitmen Rendy Lamadjido Bangun Kampus hingga Beri Hadiah Mobil dan Rumah

ELSINDO, PALU– Universitas Abdul Azis Lamadjido (Unazlam) Palu menggelar Malam Ramah Tamah yang penuh kehangatan pada Sabtu malam, 9 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan seluruh sivitas akademika sekaligus ajang pemberian penghargaan kepada dosen, pegawai, mitra, dan pimpinan unit terbaik.

Dalam malam puncak tersebut, Unazlam memberikan apresiasi istimewa melalui program nominasi award. Penghargaan diberikan kepada dosen terbaik, dosen berdedikasi, pegawai terbaik, pegawai berdedikasi, mitra terbaik, direktur terbaik, serta manajemen terbaik.

Yang paling menyita perhatian, dosen terbaik menerima hadiah satu unit mobil, sementara pegawai terbaik memperoleh satu unit rumah sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas mereka terhadap kemajuan kampus.

Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah (GOSULUTTENG) yang diwakili Dr. Drs. Irwan Halid, M.Si, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Ketua Yayasan Unazlam, Ir. Rendy M. Affandy Lamadjido, MBA.

Menurut Irwan, Rendy Lamadjido merupakan sosok yang patut dicontoh karena keseriusannya dalam membangun dan membesarkan Universitas Abdul Azis Lamadjido.

“Pada malam ini saya melihat sosok Pak Rendy Lamadjido sebagai orang yang sangat serius untuk membangun, membesarkan, dan meneruskan universitas ini. Ini adalah komitmen yang luar biasa,” ujarnya.

Irwan mengungkapkan bahwa dari 84 perguruan tinggi swasta yang berada di bawah pembinaan LLDIKTI Wilayah XVI, seluruh kampus berlomba-lomba meningkatkan kualitas dan daya saing. Dalam konteks itu, Unazlam dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang sejajar dengan perguruan tinggi unggulan lainnya di Sulawesi bahkan nasional.

Ia menegaskan, dinamika internal merupakan hal yang wajar dalam organisasi perguruan tinggi. Namun, perbedaan pendapat harus diselesaikan melalui musyawarah dan tidak dibawa ke ruang publik.

“Kalau ada perbedaan pendapat, diskusikan di dalam. Jangan dibawa ke luar karena yang tertawa justru orang lain. Kampus ini harus bersatu agar bisa melaju lebih cepat,” tegasnya.

Irwan juga mengingatkan pentingnya tata kelola perguruan tinggi yang baik atau good university governance. Menurutnya, tata kelola yang profesional akan membangun kepercayaan masyarakat dan meningkatkan reputasi institusi.

“Perbaiki tata kelola dan mari kita bersatu. Kampus lain sudah melaju sangat cepat. Unazlam memiliki sejarah panjang dan potensi besar untuk menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di Sulawesi,” katanya.

Ia berharap seluruh unsur kampus, mulai dari yayasan, pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, hingga para tokoh senior, dapat terus menjaga kekompakan demi mewujudkan cita-cita besar pendiri kampus.

“Kita bangga dengan kampus ini. Mari satukan perbedaan pendapat menjadi kesepakatan bersama dan majukan Unazlam agar sejajar dengan perguruan tinggi besar di Pulau Sulawesi bahkan Pulau Jawa,” pungkasnya.

Malam Ramah Tamah tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan optimisme. Pemberian penghargaan spektakuler berupa mobil dan rumah menjadi simbol nyata komitmen Yayasan Unazlam dalam menghargai dedikasi serta mendorong seluruh sivitas akademika untuk terus berprestasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan universitas. (**)