ELSINDO, PALU – Suasana Iduladha di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Palu berlangsung penuh kebersamaan dan kepedulian lingkungan. Tahun ini, madrasah tersebut menyembelih delapan ekor sapi kurban yang berasal dari guru, pegawai, hingga alumni sekolah.
Kepala Madrasah Negeri 2 Kota Palu, Dr. H. Taufik, didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Muhammad Rendy, mengungkapkan rasa syukur atas tingginya partisipasi keluarga besar MAN 2 Palu dalam pelaksanaan kurban tahun ini.
“Alhamdulillah, kurban di MAN 2 Kota Palu seluruhnya berjumlah delapan ekor sapi. Tujuh berasal dari guru dan pegawai MAN 2, sementara satu ekor merupakan sumbangan dari alumni tahun 2008 yang mempercayakan sapi kurbannya di MAN 2 Kota Palu,” ujar Taufik.
Ia menjelaskan, proses penyembelihan dilakukan secara profesional dengan melibatkan juru sembelih halal atau Juleha agar pelaksanaan kurban berjalan sesuai syariat Islam.
“Kegiatan ini kami lakukan secara profesional. Dengan juru jagal yang menggunakan Juleha halal, sehingga para pengkurban tinggal menerima daging yang sudah dikemas untuk dibagikan,” katanya.
Menariknya, pelaksanaan kurban tahun ini juga mendukung program ramah lingkungan Pemerintah Kota Palu yang diinisiasi Wali Kota Hadianto Rasyid. MAN 2 Palu tidak lagi menggunakan kantong plastik untuk pembagian daging kurban.
Sebagai gantinya, panitia menggunakan besek atau wadah anyaman tradisional yang dibagikan kepada siswa dan masyarakat penerima kurban.
“Alhamdulillah, tahun ini kami mengikuti program Bapak Wali Kota untuk tidak menggunakan plastik. Jadi daging kurban dibagikan menggunakan besek anyaman sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah,” tambahnya.
Langkah tersebut mendapat apresiasi karena selain menjaga nilai ibadah dan kebersamaan, kegiatan kurban di MAN 2 Palu juga ikut mengedukasi siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai. (**)














