Maulid Nabi di Dispusarda Sulteng, Momentum Perkuat Nilai Religius dalam Pelayanan Publik

Dispusarda Sulteng gelarmenyelenggarakan Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. (FOTO: IST)

ELSINDO, PALU– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusarda) Provinsi Sulawesi Tengah kembali meneguhkan komitmennya dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dengan menyelenggarakan Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Perayaan yang digelar Selasa, 12 Rabiul Awal 1447 H, berlangsung khidmat di Mushala Al-Iqra, menghadirkan nuansa penuh makna bagi seluruh jajaran pegawai.

Acara ini bukan sekadar peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW, melainkan juga menjadi sarana memperkuat kehidupan beragama di lingkungan kerja Dispusarda.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dispusarda Provinsi Sulawesi Tengah, Muh. Idham Khalid, S.Sos., M.A.P., dalam sambutannya menegaskan pentingnya meneladani nilai-nilai Rasulullah SAW, khususnya kejujuran, integritas, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut, katanya, menjadi fondasi penting untuk membangun budaya kerja yang harmonis, penuh kepercayaan, serta dilandasi semangat kekeluargaan.

“Meneladani Rasulullah berarti menghadirkan nilai-nilai luhur dalam pelayanan publik. Dengan itu, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik dan penuh berkah,” ujar Idham.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan takmir Mushala Al-Iqra dari pengurus lama ke pengurus baru, sekaligus pemilihan takmir baru. Momentum ini menandai bahwa peringatan Maulid tidak berhenti pada seremoni, melainkan juga menjadi pijakan untuk memperkuat pengelolaan rumah ibadah sebagai pusat kegiatan spiritual pegawai.

Hadir sebagai penceramah, Ustadz H. Rifain, S.Ag., menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya memperbanyak shalawat serta berpegang pada dua wasiat agung Nabi: Al-Qur’an dan Sunnah. Ia mengingatkan agar umat Muslim membiasakan membaca Al-Qur’an meski hanya satu ayat sehari, serta menjadikan Sunnah Nabi sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Spirit Maulid harus menjadi energi positif untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an, menghidupkan sunnah, dan memperkuat kerja sama antarsesama,” tuturnya.

Dengan pesan tersebut, perayaan Maulid Nabi di Dispusarda Sulteng diharapkan tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, melainkan mampu menghadirkan perubahan nyata dalam kinerja dan pelayanan publik yang lebih berkualitas, berintegritas, dan bernuansa religius. (**)