Kota  

Mudik Gratis Pemprov Berangkatkan 248 Pemudik

SUMARNO

ESINDO, PALU- Pemerintah Provinsi Sulteng melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan Program Mudik Gratis bagi masyarakat Sulawesi Tengah. Pemberangkatan dari depan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jl. Sam Ratulangi No. 101, Kota Palu. Senin (17/4/2023).

Dengan tema “Mudik Gratis Aman Berkesan”, program ini rangkaian memperingati HUT Provinsi Sulawesi Tengah ke 59 Tahun 2023 dan Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

Tujuan dari program ini adalah (1) membantu masyarakat, pelajar dan mahasiswa serta golongan ekonomi lemah untuk pulang ke kampungnya. (2) Upaya pemerintah mengurangi angka kecelakaan. (3) Upaya pemerintah mengurangi inflasi dari sektor transportasi. (4) Upaya pembinaan terhadap angkutan umum yang legal.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulteng, Sumarno menjelaskan program menggandeng sebanyak 22 Armada digunakan untuk mudik mulai dari bus hingga mobil travel yang dilayani oleh 6 perusahaan angkutan yang memiliki legalitas perizinan.

“Jumlah total pemudik sebanyak 248 orang dengan rincian : 36 orang tujuan Toli-Toli, 24 orang tujuan Buol, 32 orang tujuan Poso, 48 orang tujuan Tojo Una-Una, 72 orang tujuan Banggai, 24 orang tujuan Morowali dan 12 orang tujuan Morowali Utara,” jelasnya.

Kata dia, dalam program ini seluruh kesiapannya sudah diperiksa dengan seksama mulai dari kelengkapan hingga kesiapan alat kendaraan dan sopir.

“Kami sampaikan bahwa alat kendaraan dan sopir telah dilakukan pemeriksaan maupun briefing sebelum keberangkatan kami sudah berpesan jangan melakukan kebut-kebutan di jalan yang penting selamat sampai di tujuan,” tandas Sumarno.

Pemberangkatan mudik gratis oleh Gubernur diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Kepegawaian M. Sadly Lesnusa. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam program ini.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya program mudik gratis lebaran ini yang kita harapkan dapat membantu saudara-saudara kita yang ingin pulang ke kampung halaman namun terkendala biaya transportasi,” ucap Sadly Lesnusa sebelum melepas peserta mudik. (*/CHL)