• dinas pangan

Nilam Sari Lawira Hadiri Rakornas Diakonia GPdI

Ketua DPRD Sulteng Dr. Hj. Nilam Sari Lawira, SP, MP, hadiri Rakornas Diakonia Gereja Pantekosta di Indonesia. FOTO: HUMPRO DPRD SULTENG.

ELSINDO, PALU-, Ketua DPRD Sulteng Dr. Hj. Nilam Sari Lawira, SP, MP, hadiri Rakornas Diakonia Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI), yang dibuka oleh Wakil Menteri Agama RI Dr.H.Zainut Tauhit Sa’adi,M.Si, bertempat di Ruang Pogombo Kantor Gubernur Provinsi Sulteng, Rabu, 15 Maret 2023.

Rakornas Diakonia GPdI tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Agama RI Dr.H.Zainut Tauhit Sa’adi,M.Si, Plt.Karo Hukum Pemda Sulteng Adiman, SH, M.Si, Walikota Palu H.Hadianto Rasyid, SE, Kakanwil Kemenag Provinsi Sulteng Drs. H. Ulyas Taha, M.Pd, Ketua-II Majelis Pusat GPdI Pdt.Y
A.Moniaga,S.Th, Ketua GPdI Sulteng.

Hadir juga Ketua Departemen Diakonia Majelis Pusat GPdI Pdt.Dr.Soleman M.Geradus,M.Th, Pengurus Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Sulteng, Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulteng, Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulteng Mulyono, SE, Ak, MM, Forkopimda Sulteng, serta para Jemaat Pengurus GPdI Sulteng.

Wakil Menteri Agama RI Dr. H. Zainut Tauhit Sa’adi, M.Si, menyampaikan bahwa Gereja adalah merupakan rumah ibadah yang suci bagi umat kristiani. Olehnya itu gereja juga memiliki tanggung jawab tinggi secara ilahi yang harus dilaksanakan dalam menyebarkan kasih sayang dan persaudaraan bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kata dia, kerukunan antar umat beragama menjadi perhatian serius bagi pemerintah karena sebagai bangsa dan negara yang memiliki keragaman, budaya, etnis, dan suku bahasa yang berbeda-beda. Maka masyarakat bangsa Indonesia harus menjadikan perbedaan itu untuk membentuk sebuah persatuan yang kokoh antar umat beragama tanpa adanya esiminasi atas dasar agama dan keyakinan serta berkeyakinan bahwa perbedaan itu merupakan sebuah rahmat ilahi.

Zainut Tauhit Sa’adi meminta dan mengharapkan GPdI untuk melibatkan diri secara intens dalam mendukung program kerukunan beragama.

“Faktor Kerukunan merupakan syarat utama dalam menjaga keberagaman agar tetap rukun dan harmonis serta selalu mengedepankan sikap toleransi dan tenggang rasa, mempererat tali persaudaraan, berfikir positif, dan tidak mudah terprovokasi oleh tuntutan politik identitas yang bertujuan mengoyak persaudaraan dan Kerukunan antar umat beragama,” ujarnya.

Sementara Ketua DPRD Provinsi Sulteng Dr. Hj. Nilam Sari Lawira menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan kegiatan Rakornas Ke-I Departemen Diakonia Majelis Pusat GPdI.

Pada kesempatan tersebut dilakukan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya pembukaan pelaksanaan kegiatan Rakornas Ke-I Departemen Diakonia Majelis Pusat GPdI.(**)