ELSINDO, PALU— Pascasarjana Universitas Abdul Azis Lamadjido (Unazlam) Palu, menggelar Martikulasi Angkatan 2026, dengan berhasil meraih akreditasi unggul. Capaian tersebut menjadi modal penting bagi kampus untuk mengembangkan program studi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Direktur Pascasarjana Universitas Abdul Azis Lamadjido, Dr. Rudin, M.Sos., M.M., mengatakan pihaknya baru saja melaksanakan matrikulasi bagi mahasiswa baru gelombang pertama tahun 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 44 mahasiswa.
Menurutnya, matrikulasi menjadi momentum penting untuk memperkenalkan lebih jauh lingkungan dan sistem akademik Pascasarjana Unazlam kepada mahasiswa baru.
“Dalam matrikulasi ini kami melakukan perkenalan, apa itu Pascasarjana, konsentrasi apa yang tersedia, siapa dosen-dosennya, mata kuliahnya, dan sebagainya,” ujar Rudin.
Ia menjelaskan, melalui kegiatan tersebut mahasiswa diharapkan sejak awal sudah memahami konsentrasi yang dipilih, mata kuliah yang akan ditempuh, hingga dosen yang akan mendampingi proses perkuliahan.
Rudin menegaskan, Program Studi Magister Manajemen memiliki visi untuk menjadi program studi yang mandiri, profesional dan terpercaya dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Kami berharap dengan matrikulasi ini mahasiswa lebih tahu, lebih mengenal dan lebih memahami bagaimana mereka akan berkuliah di Pascasarjana,” katanya.
Akreditasi Unggul Jadi Modal Pengembangan Prodi
Raihan akreditasi unggul, kata Rudin, tidak hanya menjadi sebuah penghargaan, tetapi juga menjadi tantangan bagi Pascasarjana Unazlam untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas akademik.
Ke depan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah rencana pengembangan program studi, termasuk membuka program doktoral.
“Kami merencanakan membuka Program Doktor Ilmu Manajemen. Selain itu, kami juga akan memperluas dengan membuka Magister Administrasi Rumah Sakit dan Magister Administrasi,” ungkapnya.
Untuk Program Magister Administrasi Rumah Sakit, Rudin menyebut proposalnya telah disusun dan tinggal memasuki tahapan pengajuan.
Ia berharap berbagai program studi baru tersebut dapat segera terwujud sehingga pilihan pendidikan lanjutan bagi masyarakat, khususnya alumni Unazlam, semakin luas.
Rencana membuka program doktoral juga tidak terlepas dari tingginya kebutuhan alumni Pascasarjana Unazlam terhadap pendidikan lanjutan.
Rudin menyebut, hingga April 2026, jumlah alumni Pascasarjana Unazlam telah mencapai 668 orang. Sebagian besar alumni tersebut, kata dia, menginginkan adanya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dari jenjang magister menuju doktor.
“Sebagian besar alumni menginginkan adanya kuliah lanjut dari S2 menuju S3. Itulah salah satu dasar kami mengajukan Program Doktor Ilmu Manajemen,” jelasnya.
Dengan raihan akreditasi unggul dan rencana pengembangan sejumlah program studi, Pascasarjana Unazlam optimistis dapat semakin memperkuat perannya dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas di Sulawesi Tengah.
Rudin berharap seluruh civitas akademika dapat bersama-sama mempertahankan predikat unggul sekaligus menjadikannya sebagai pijakan untuk membawa Pascasarjana Unazlam ke level yang lebih tinggi. (**)
















