• dinas pangan
Kota  

Penyuluh KB Ulujadi Diingatkan Penting Pelaporan Online Kampung KB

FOTO BERSAMA- Tim Dalduk BKKBN Sulteng menyambangi Balai Penyuluh KB Kecamatan Ulujadi pada Kamis, 26 Januari 2023. FOTO: IST

ELSINDO, PALU- Bidang Pengendalian Penduduk (Dalduk) BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah terus berupaya untuk menggenjot Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) agar melaporkan kegiatan pada website Kampung Keluarga Berkualitas (KB) guna meningkatkan klasifikasi Kampung KB.

Sebelumnya, Tim Dalduk telah menggelar coaching untuk PKB secara bergantian per kecamatan yang dilaksanakan di ruang pola Perwakilan BKKBN Provinsi Sulteng sejak tanggal 12 – 17 Januari 2023.

Hanya saja saat itu belum semua PKB berkesempatan mengikutinya, termasuk PKB Kecamatan Ulujadi.

Untuk itu Tim Dalduk menyambangi langsung Balai Penyuluh KB Kecamatan Ulujadi guna melakukan pembinaan Kampung KB sekaligus mengingatkan pentingnya pelaporan secara online pada Kamis, 26 Januari 2023.

Dalam kesempatan tersebut, Yuniar Nurussifa, S.Sos, selaku Subkoordinator Penetapan Parameter Kependudukan BKKBN Sulteng, menekanan terkait pelaporan Kampung KB online yang harus terlaksana karena merupakan salah satu kriteria penilaian pada lomba Kampung KB mendatang.

“Kriteria Kampung KB yang diikutkan oleh lomba itu, yang pertama adalah sudah berkelanjutan, kemudian pengisian laporannya lengkap, kemudian kalau bisa punya branding, makanya Kampung KB yang ada di Kota Palu diusahakan punya keunggulannya apa di daerah itu”,  ujar Yuniar.

Sementara itu, Tanti Alrizda, S.Pd, Subkoordinator Analisis Dampak Kependudukan, memberikan motivasi untuk menyukseskan Kampung KB melalui potensi yang ada di Kecamatan Ulujadi.

“Kampung KB itu bisa berhasil jika program-program yang kita sampaikan, melalui data-data yang ada, dari situ kita melihat potensi apa yang bisa kita hasilkan. Contohnya mungkin di sini daerah penghasil jambu, dari sini peluang kita dapatkan, jadi bukan hanya kita jual mentahnya, kita mungkin bisa buat usaha kecil, kita bisa belajar pengolahan jambu itu mungkin bisa jadi keripik dan bisa diolah, dipasarkan, sehingga menambah penghasilan keluarga”, pungkas Tanti. (CHL/*)