Plt. Kepala BKD Sulteng Pantau Penilaian Kompetensi ASN di SMKN 1 Palu

ELSINDO, PALU– Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tengah terus berupaya membangun birokrasi yang profesional dan berintegritas melalui penerapan sistem merit. Salah satu langkah konkretnya diwujudkan lewat pelaksanaan virtual assessment test bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat (6–10 Oktober 2025) ini digelar di Gedung SMK Negeri 1 Palu dan diikuti oleh ASN dari berbagai perangkat daerah. Monitoring langsung dilakukan oleh Plt. Kepala BKD Sulteng, Adiman, S.H., didampingi Kepala UPT Penilaian Kompetensi Pegawai, Rachman Yape, S.Psi., M.Psi., Psikolog, serta Kepala Seksi Pengujian dan Penilaian, Muthmainnah, S.Psi.

Dalam kunjungannya, Adiman menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BKD untuk memastikan proses penilaian kompetensi ASN berjalan secara objektif, transparan, dan profesional.

“Assessment ini bukan sekadar tes, tetapi sarana untuk memetakan potensi dan kompetensi ASN agar penempatan jabatan lebih tepat sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.

Lebih lanjut, Adiman menyampaikan bahwa hasil assessment akan menjadi dasar penting dalam pengembangan karier ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Program ini juga selaras dengan visi kepemimpinan Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., dan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., khususnya program “Berani Berintegritas” yang merupakan bagian dari 9 Program Berani.

“Kami ingin memastikan setiap ASN memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi sesuai kapasitasnya. Ini bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan birokrasi yang berintegritas, adaptif, dan berorientasi hasil,” tambahnya.

Adiman juga berharap pelaksanaan virtual assessment ini dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung penerapan sistem merit dan manajemen talenta sesuai dengan Permenpan RB Nomor 3 Tahun 2020, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur di Sulawesi Tengah.

Dengan pendekatan berbasis data dan kompetensi, BKD Sulteng optimistis bahwa birokrasi daerah akan semakin kuat, profesional, dan siap menghadapi tantangan transformasi pelayanan publik di era digital. (**)