ELSINDO, PALU – Masa reses dimanfaatkan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Takwin, untuk turun langsung menemui masyarakat di daerah pemilihannya. Beragam aspirasi diserap, mulai dari pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, hingga peningkatan layanan kesehatan dan fasilitas publik.
Kegiatan reses Persidangan Kedua Tahun Kedua Masa Jabatan 2024–2029 itu dilaksanakan di empat titik, yakni Desa Tanamea, Kecamatan Banawa Selatan; Desa Tamodo, Kecamatan Pinembani; Desa Lalundu, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala; serta Desa Porame, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi.
Sebelum berdialog dengan masyarakat, Takwin terlebih dahulu berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Reses tersebut turut didampingi tim pendamping, Rahmiwati, SE dan Bayu Kristanto, S.Pd.I, serta dihadiri tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan berbagai elemen warga yang menyampaikan aspirasi secara langsung melalui sesi diskusi dan tanya jawab.
Takwin mengatakan, reses merupakan momentum penting bagi anggota DPRD untuk mendengar secara langsung kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus menyampaikan informasi mengenai kebijakan dan program pembangunan daerah.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami inventarisasi, kemudian diperjuangkan sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku di DPRD Provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Di Desa Tanamea, Kecamatan Banawa Selatan, warga mengusulkan berbagai kebutuhan yang didominasi pembangunan infrastruktur dasar, pengembangan sektor pertanian, serta peningkatan pelayanan publik. Aspirasi tersebut meliputi bantuan tenda terowongan dan kursi, bibit kelapa sawit, pembangunan rabat beton dan jalan lingkungan, pengadaan ambulans, pembangunan drainase, normalisasi sungai, bantuan ternak sapi, mesin DAP, sumur bor, lampu tenaga surya, bantuan pembangunan masjid, hingga kendaraan roda tiga.
Menurut Takwin, banyaknya usulan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat masih membutuhkan perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur desa, peningkatan produktivitas pertanian, serta akses layanan kesehatan yang lebih baik.
Ia menegaskan, seluruh hasil reses akan dibawa ke DPRD Provinsi Sulawesi Tengah untuk dibahas bersama pemerintah daerah dan perangkat terkait agar dapat diakomodasi dalam penyusunan program serta penganggaran sesuai skala prioritas.
“Reses bukan sekadar agenda rutin anggota DPRD, tetapi menjadi ruang komunikasi langsung antara masyarakat dan wakil rakyat. Melalui forum ini, berbagai kebutuhan riil masyarakat dapat diketahui sehingga kebijakan pembangunan semakin tepat sasaran,” tegas Takwin.
Melalui kegiatan reses tersebut, Takwin berharap aspirasi masyarakat di Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi dapat menjadi perhatian pemerintah daerah, sehingga program pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan warga dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (**)

















