ELSINDO, TOUNA – Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dra Hj Fatimah A Lasawedi, M.Si, melaksanakan rangkaian reses dan Kunjungan Dalam Daerah Pemilihan (Kundapil) menjelang akhir tahun 2025 di wilayah daerah pemilihannya.
Dalam salah satu titik reses, legislator PKS yang juga dikenal sebagai pendakwah (ustadzah) ini menggelar tatap muka bersama tokoh agama, pengurus persekutuan perempuan, serta persekutuan pemuda. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman rumah salah satu warga di Desa Bonebae II, Kecamatan Ulubongka.
“Selain pengurus persekutuan perempuan dan pemuda, kami juga mengundang unsur Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, tokoh masyarakat, serta ibu-ibu PKK,” ujar Hj Fatimah, yang dikenal ramah dan murah senyum.
Dalam dialog bersama warga, aspirasi yang disampaikan umumnya berkaitan dengan pembangunan fisik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Warga Desa Bonebae II berharap Hj Fatimah dapat memperjuangkan pembangunan irigasi sepanjang kurang lebih 3 kilometer, pembuatan drainase, serta pengadaan satu unit mobil ambulans.
“Selain itu, ada juga permintaan agar kami mengadvokasi bantuan bibit tanaman, hewan ternak, tenda lokal beserta 400 unit kursi. Warga juga mengusulkan bantuan alat perbengkelan dan dukungan untuk pelaku UMKM,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam kegiatan reses di Kelurahan Muara Toba, Kecamatan Ratulindo, warga juga menyampaikan harapan serupa terkait pengadaan mobil ambulans dan bantuan bibit pertanian. Mengingat sebagian wilayah Ratulindo merupakan daerah pesisir, warga turut mengusulkan bantuan perahu dan mesin katinting untuk mendukung aktivitas nelayan.
“Selain itu, ada juga permintaan bantuan perbaikan masjid serta bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk biaya pendidikan,” tandas Hj Fatimah.
Seluruh aspirasi yang dihimpun dalam kegiatan reses tersebut, kata Hj Fatimah, akan diperjuangkan dan disesuaikan dengan kewenangan serta program pembangunan di tingkat provinsi. (**)















