Rp1,76 Triliun Penukaran Uang Pecahan Kecil Disediakan BI Sulteng

Penukaran uang yang disediakan BI Sulteng untuk kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri 1445 Hijriyah. FOTO : Fikri.

ELSINDO, PALU – Kurang lebih sebanyak Rp1,76 triliun mengenai penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK) yang disediakan oleh Kantor Perwakilan wilayah (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tengah pada lebaran atau Hari Raya Indul Fitri 1445 Hijriyah.

Bank Indonesia kembali menggelar Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2024 dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat akan penukaran uang saat Ramadan dan Idul Fitri 1445 hijriah. 

Kepala Perwakilan BI Sulteng, Rony Hartawan mengatakan, BI berkomitmen menyiapkan kebutuhan uang tunai (outflow) sebesar Rp1,76 triliun pada periode Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Angka tersebut, lanjutnya, naik 20,55 % (yoy) dibanding periode tahun lalu yang tercatat Rp1,46 triliun. 

“Dimana, kenaikan tersebut memperhatikan antisipasi kebutuhan selama Ramadan dan libur Idul Fitri serta pembayaran gaji, THR, dan pembayaran rapelan kenaikan gaji pegawai ASN, TNI, dan Polri sebesar 8 %. Lonjakan kenaikan diperkirakan terjadi pada Minggu ke tiga Ramadan 2024,” kata Rony, Jumat, 5 April 2024.

Menurut Rony, pada Serambi tahun ini BI menggandeng perbankan untuk memberikan layanan penukaran uang kartal kepada masyarakat. Rony menjelaskan, untuk penukaran uang tim Serambi 2024 akan disebar ke 60 titik cabang yang tersebar di beberapa wilayah Sulteng. 

“Kami bekerjasama dengan 19 bank. Mereka telah berkomitmen akan memberikan layanan penukaran uang kepada masyarakat. Mulai dari BNI, BRI, Mandiri, Bank Sulteng, dan beberapa bank lain,” ungkapnya. 

Rony menambahkan, untuk jumlah rupiah yang bisa ditukarkan sebesar Rp4 juta dengan rincian pecahan Rp50 ribu Rp1 juta, Rp20 ribu Rp1 juta, Rp10 ribu Rp1 juta, Rp5 ribu Rp500 ribu, Rp2 ribu Rp400 ribu, dan Rp1.000 Rp100 ribu. (**/FA)